Tim Selidiki Puing Pesawat yang Ditemukan di Mozambik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puing pesawat Boeing 777 yang diduga milik pesawat MH370 yang ditemukan di Mozambik. airlive.net

    Puing pesawat Boeing 777 yang diduga milik pesawat MH370 yang ditemukan di Mozambik. airlive.net

    TEMPO.COMaputo - Puing pesawat Boeing 777 yang ditemukan di pantai perairan Mozambik dibawa ke Australia untuk diteliti tim investigasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang dua tahun lalu.

    "Puing itu akan dibawa ke Australia untuk investigasi lebih lanjut," kata Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai seperti dikutip dari nzherald.co.nz, Kamis, 3 Maret 2016.

    Baca juga: Puing Boeing 777 Ditemukan di Mozambique, Diduga Milik MH370

    Liow Tiong Lai mengatakan temuan puing ini sangat mungkin potongan pesawat Boeing 777. Namun ia menegaskan belum ada kesimpulan bahwa puing itu milik pesawat MH370.

    Untuk membuktikannya, menurut Liow Tiong Lai, tim investigasi telah dikirim ke Mozambik untuk meneliti puing itu. Sedangkan otoritas Malaysia memberikan bantuan untuk menjaga puing tersebut.

    Baca juga: Osama bin Laden Dilacak Lewat Chip di Mulut Istrinya

    Puing pesawat ditemukan seorang blogger warga Amerika, Blaine Gibson, yang sedang berjalan di pantai Mozambik. Gibson melakukan investigasi sendiri tentang hilangnya MH370. Gibson kemudian melaporkan temuannya itu kepada aparat Mozambik. 

    Menurut anggota investigasi warga Malaysia dan Australia kepada NBC News, puing itu diduga stabilisator horizontal jenis Boeing 777. Puing ini identik dengan potongan badan pesawat MH370.

    Seorang pejabat lain mengungkapkan puing itu seperti bagian kanan ekor pesawat Boeing 777. 

    Baca juga: Pendeta Dipenjara 40 Tahun Setelah Perkosa Gadis 12 Tahun

    Direktur Aviasi Penerbangan Sipil Nasional Mozambik Joao Abrue mengatakan tidak menemukan pesawat yang hilang. Belakangan Liow Tiong Lai membenarkan temuan itu.

    Pesawat MH370 hilang pada 8 Maret 2014 saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Cina dengan membawa 227 penumpang dan 12 awak pesawat. 

    NZHERALD.CO.NZ | ABC NEWS|MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.