Bantu Palestina, Indonesia Bentuk Konsulat di Ramallah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga Palestina menonton film di aula Red Crescent Society di Gaza, Palestina, 25 Februari 2016. Ini kali pertama warga Palestina menikmati menonton film di bioskop sejak ketegangan politik di wilayah ini. REUTERS

    Sejumlah warga Palestina menonton film di aula Red Crescent Society di Gaza, Palestina, 25 Februari 2016. Ini kali pertama warga Palestina menikmati menonton film di bioskop sejak ketegangan politik di wilayah ini. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan pemerintah Indonesia akan segera membuka konsulat di Palestina. Lebih tepatnya di Kota Ramallah yang terletak di West Bank Palestina.

    "Sekarang sedang diurus masalah perizinannya," ujar Retno di Kantor Staf Kepresidenan, Rabu, 2 Maret 2016.

    Retno menargetkan Maret ini masalah perizinan sudah selesai. Retno pun mengaku sudah mengantongi nama calon kepala konsulat di Ramallah nanti.

    "Untuk namanya siapa, belum bisa saya sampaikan. Nanti kalau sudah saatnya, perizinan selesai, saya sampaikan," ujar Retno.

    Dengan dibukanya Konsulat di Ramallah, Indonesia berharap bisa menjaga hubungan baiknya dengan Palestina. Keberadaan Konsulat sendiri akan membantu pemerintah Indonesia memberi bantuan kepada Palestina.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.