Mahasiswa AS Ditahan Korea Utara, Ini Permintaan Orang Tua  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyaksikan latihan penerbangan pilot pesawat tempur Angkatan Udara Tentara Rakyat Korea (KPA). REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyaksikan latihan penerbangan pilot pesawat tempur Angkatan Udara Tentara Rakyat Korea (KPA). REUTERS/KCNA

    TEMPO.COWashington - Orang tua Otto Warmbier, mahasiswa Amerika Serikat yang ditahan di Korea Utara, mengatakan belum pernah berbicara dengan putra mereka sejak ia ditangkap polisi Korea Utara dua bulan lalu.

    Dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman New York Times, Fred dan Cindy Warmbier juga mengatakan berharap permintaan maaf Otto di televisi akan berakhir pada pembebasannya. 

    Baca: AS Tuding Korea Utara Tahan Mahasiswa untuk Propaganda

    Ini menjadi pernyataan pertama yang disampaikan secara terbuka setelah penahanan anak mereka. "Prioritas utama kami adalah untuk membawa dia kembali ke rumah secepat mungkin," bunyi salinan pernyataan yang dirilis kantor komunikasi Universitas Virginia, tempat Otto menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi. 

    Pernyataan tersebut mendesak pemerintah Korea Utara mempertimbangkan masa muda Otto. "Kami belum pernah mendengar (kabar) dari dia selama ini. Anda dapat membayangkan bagaimana kami sangat khawatir dan bagaimana pengalaman ini membuat kami trauma." 

    Pernyataan yang sangat hati-hati itu mengisyaratkan semua upaya diplomatik yang dilakukan sejauh ini untuk berkomunikasi dengan Otto Warmbier telah gagal.

    NEW YORK TIMES | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.