Mahathir Mundur dari UMNO, Diikuti Lainnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad saat berada di antara pengunjuk rasa pro-demokrasi

    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad saat berada di antara pengunjuk rasa pro-demokrasi "Bersih" di Kuala Lumpur, 30 Agustus 2015. Mahathir, bergabung bersama para pengunjuk rasa pada hari kedua, untuk menggulingkan PM Najib Razak karena skandal ekonomi. REUTERS/Olivia Harris

    TEMPO.COPutrajaya – Bekas Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengundurkan diri dari UMNO karena kecewa dengan partai berkuasa di Malaysia ini terkait dengan dugaan korupsi. Pengunduran tersebut diharapkan diikuti oleh para pengikutnya.

    Langkah Mahathir tersebut membuat situasi politik di Malaysia gempar. Lebih dari 400 Koalisi Pimpinan Cabang Malaysia (GKCM) akan menggelar petemuan darurat malam ini, Selasa, 1 maret 2016, untuk memutuskan apakah mereka tetap berbagung dengan UMNO atau mengikuti jejak Mahathir.

    “GKCM akan memutuskan sikapnya malam ini, apakah tetap berjuang bersama UMNO atau meninggalkan partai berkuasa tersebut,” kata wakil presiden organisasi in, Rushdan Mohamed, dalam acara jumpa pers di Yayasan Kepemimpinan Perdana, Putrajaya, Selasa, 1 Maret 2016.

    Pernyataan itu disampaikan kepada publik menyusul pengumuman Mahathir mengenai pengunduran dirinya dari UMNO. Menurut Mahathir, UMNO saat ini sangat Najib-sentris.

    “Saya memutuskan meninggalkan UMNO, umur organisasi tidak akan lama lagi. Saat ini, partai telah mendukung dan melindungi Najib, saya tidak bisa menjadi anggota partai seperti itu,” ujar Mahathir.

    Bekas wakil ketua Batu KawanUMNO, Khairudin Hassan, juga mengundurkan diri ari partai tersebut tidak lama setelah Mahathir mengumumkan keputusannya leninggalkan UMNO.

    FREE MALAYSIA TODAY | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?