Al-Shabab Mengebom Kota di Somalia, 30 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pejuang garis keras Al-Shabab.  AFP/Mustafa ABDI/Getty Images

    Ilustrasi pejuang garis keras Al-Shabab. AFP/Mustafa ABDI/Getty Images

    TEMPO.COBaidoa - Sedikitnya 30 orang tewas menyusul serangan bom oleh kelompok Islam garis keras, Al-Shabab, di perempatan jalan dan sebuah restoran di Kota Baidoa, Somalia.

    Al-Shabab kerap melakukan berbagai serangan, termasuk bom bunuh diri, di Ibu Kota Mogadishu dan beberapa kota lain guna menumbangkan pemerintah dukungan Barat. Kelompok ini ingin menerapkan hukum Islam secara ketat di Negeri Tanduk Afrika.

    "Restoran dan perempatan sangat sibuk," ucap kepala kepolisian setempat, Bilow Nuur, kepada kantor berita Reuters dari Baidoa, yang berjarak sekitar 245 kilometer sebelah barat daya Mogadishu. 

    Komisaris Besar Abdi Osman mengatakan jumlah korban tewas 30 orang, sedangkan 40 korban lain luka-luka. Salah seorang petugas sebuah rumah sakit di kota tersebut menerangkan, pihaknya menerima banyak mayat dalam kondisi hangus dan tidak bisa dikenali.

    Salah seorang pejabat kepolisian setempat yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan sebuah bom mobil meledak di perempatan jalan, sedangkan ledakan kedua ada kemungkinan bersumber dari bom yang ditanam atau diledakkan pelaku bom bunuh diri untuk menghantam rumah makan.

    "Sasaran serangan kami adalah pejabat pemerintah dan pasukan," kata juru bicara operasi militer Al-Shabab, Sheikh Abdiasi Abu Musab, kepada Reuters.

    Ismail Olad mengatakan kepada Reuters, dua lokasi tersebut dipenuhi warga sipil dan pasukan keamanan. "Saya mendengar suara ledakan keras di perempatan jalan penuh orang dan saya berlari, selanjutnya ada ledakan di restoran di depan saya. Semua tempat itu tertutup oleh asap," ujarnya.

    Sebelumnya, terjadi ledakan bom mobil di dekat lapangan parkir mobil di Mogadishu pada Jumat, 26 Februari 2016, yang menewaskan 16 orang. Menurut polisi, tiga milisi Al-Shabab tewas dalam insiden tersebut.

    GUARDIAN | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.