11 Tewas oleh Bom Bunuh Diri di Afghanistan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah polisi Afghanistan berjaga di sekitar mini bus yang rusak akibat serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 1 Februari 2016. Setidaknya 20 orang tewas dan 29 orang lainnya luka-luka akibat serangan bom bunuh diri di luar kantor polisi Kabul. REUTERS/Mohammad Ismail

    Sejumlah polisi Afghanistan berjaga di sekitar mini bus yang rusak akibat serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 1 Februari 2016. Setidaknya 20 orang tewas dan 29 orang lainnya luka-luka akibat serangan bom bunuh diri di luar kantor polisi Kabul. REUTERS/Mohammad Ismail

    TEMPO.CO, Islamabad -  Sebelas orang tewas, termasuk komandan militan Afghanistan, dalam serangan bom bunuh diri di Kunar, dekat dengan perbatasan Pakistan.

    Gubernur Provinsi Kunar Wahidullah Kalimzai mengatakan pelaku bom bunuh diri mengendarai sepeda motor menuju pintu masuk gedung pemerintah di Asadabad dan meledakkan dirinya.

    Kalimzai juga mengatakan sebagian besar korban adalah warga sipil, yang saat itu tengah bermain di daerah sekitar taman, yang menjadi sasaran bom tersebut. "Kebanyakan korban adalah warga sipil dan anak-anak yang melalui daerah itu atau bermain di taman," kata Kalimzai.

    Seperti dilansir dari Al Jazeera pada 27 Februari 2016, selain korban tewas, setidaknya 40 lainnya mengalami cedera.

    Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab, tapi sasaran serangan, komandan militan, dan Haji Khan Jan, termasuk di antara yang tewas.

    Baca:Sekolah Ini Hanya Punya Satu Murid dan Satu Guru  

    Dia terlibat dalam beberapa operasi melawan Taliban di daerahnya tahun lalu.

    "Kelompok pemberontak Taliban masih aktif di beberapa bagian Afghanistan," tutur wartawan Al Jazeera, Reza Sayah, dari Kabul.

    Selain itu, diketahui cabang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Afghanistan juga beroperasi di provinsi tersebut.

    Serangan ini terjadi setelah beberapa hari lalu pasukan pemerintah Afghanistan mendapat hadiah berupa 10 ribu senjata api otomatis dengan jutaan butir amunisi dari Rusia.



    AL JAZEERA|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.