Sekolah Ini Hanya Punya Satu Murid dan Satu Guru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Giang Thi May, mengajarkan murid-muridnya saat berada di sekolah dasar Van Chai di Dong Van, perbatasan antara Cina-Vietnam, 21 September 2015. Di kawasan ini tidak ada buku dan listrik, dimana gurunya mengajarkan bahasa lokal Hmong. REUTERS/Kham

    Giang Thi May, mengajarkan murid-muridnya saat berada di sekolah dasar Van Chai di Dong Van, perbatasan antara Cina-Vietnam, 21 September 2015. Di kawasan ini tidak ada buku dan listrik, dimana gurunya mengajarkan bahasa lokal Hmong. REUTERS/Kham

    TEMPO.COBeijing - Sebuah sekolah di daerah terpencil di Provinsi Hubei, Cina, mungkin dapat dianggap sekolah paling sunyi di dunia ketika hanya seorang murid belajar di situ.

    Sekolah Dasar Taohuagou kini hanya dihadiri oleh Liu Jiangkang, dan dia dibimbing oleh satu-satunya guru yang masih menjabat di situ, Liu Zhaoming.

    Menurut guru bersangkutan, sebelumnya, sekolah itu memiliki 300 murid dan 30 guru. Namun kini tinggal dia yang masih mengajar di sekolah tersebut hampir selama 38 tahun.

    Seperti dilansir Daily Mail pada 26 Februari 2016, hampir semua anak di sekolah itu dibawa keluarga masing-masing untuk berhijrah ke kota yang lebih besar karena kesempatan bekerja lebih banyak. Orang tua Jiangkang pun terpaksa meninggalkan dia untuk tinggal bersama kakek dan neneknya, sementara mereka bekerja di kota lain.

    Zhaoming mengatakan hal tersebut adalah salah satu efek akibat migrasi penduduk ke kota karena mencari pekerjaan.

    Di beberapa daerah, anak-anak yang tidak beruntung ditinggalkan untuk tumbuh tanpa kehadiran orang tua, atau dalam kasus ini tanpa teman bermain.

    Saat ini lebih dari 61 juta anak di Cina tumbuh tanpa orang tua. Angka ini sekitar seperlima dari populasi anak-anak di seluruh negeri. Beberapa anak tidak akan melihat orang tua pada sebagian besar masa kecil mereka.

    DAILY MAIL | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.