Singapura Deportasi 4 WNI Diduga Anggota ISIS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan keamanan Irak berjaga-jaga saat puluhan warga sipil menunggu untuk melarikan diri ke daerah aman di kota Ramadi, 7 Februari 2016.  REUTERS/Stringer

    Pasukan keamanan Irak berjaga-jaga saat puluhan warga sipil menunggu untuk melarikan diri ke daerah aman di kota Ramadi, 7 Februari 2016. REUTERS/Stringer

    TEMPO.COSingapura - Pemerintah Singapura menyatakan telah mendeportasi empat warga negara Indonesia yang sedang dalam perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    "Empat orang ini dideportasi ke Indonesia setelah hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa mereka memiliki rencana berangkat ke Suriah untuk berjuang bersama ISIS," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Singapura, seperti dikutip dari laman ABC News, Selasa, 23 Februari 2016.

    "Pemerintah Singapura sudah memberi tahu pemerintah Indonesia sebelum mereka dideportasi," Kementerian menambahkan.

    Koran lokal Straits Times melaporkan bahwa satu dari empat orang ini adalah seorang anak 15 tahun yang ditahan pada Minggu, 21 Februari 2016, ketika mencoba memasuki Singapura dari Johor di Malaysia.

    Pada Senin, 22 Februari 2016, pemerintah Singapura merilis bagaimana upaya peningkatan kesadaran masyarakat dan menanggapi serangan teror.

    Bulan lalu, pihak berwenang menyatakan telah mendeportasi 26 pekerja konstruksi Bangladesh yang membentuk kelompok studi agama serta menyebarkan ideologi Al-Qaeda dan ISIS.

    ABC NEWS | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.