Jokowi Bertemu Diaspora Indonesia di San Fransisco  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat bertemu dengan ratusan Diaspora di Auditorium Palace of Fine Arts, San Francisco, 16 Februari 2016. Dalam pertemuannya tersebut, Jokowi memaparkan perdagangan bebas Trans Pacific Partnership (TPP) dan pertumbuhan infrastruktur Indonesia. Foto: Laily Rachev/Setpres

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat bertemu dengan ratusan Diaspora di Auditorium Palace of Fine Arts, San Francisco, 16 Februari 2016. Dalam pertemuannya tersebut, Jokowi memaparkan perdagangan bebas Trans Pacific Partnership (TPP) dan pertumbuhan infrastruktur Indonesia. Foto: Laily Rachev/Setpres

    TEMPO.COCalifornia - Konferensi Tingkat Tinggi Amerika Serikat-ASEAN telah usai. Presiden Joko Widodo dan rombongan telah meninggalkan Sunnylands, California, menuju San Fransisco.

    Menurut Kepala Biro Pers Istana, Bey Machmudin, Presiden Jokowi akan bertemu dengan diaspora Indonesia di San Fransisco malam ini, Selasa, 16 Februari 2016 atau Rabu, 17 Februari 2016 waktu Indonesia. 

    Presiden akan berada di San Fransisco hingga besok sebelum berangkat menuju Jakarta pada Rabu malam, 17 Februari 2016 waktu setempat. "Sebelum kembali ke Tanah Air, Presiden akan mengunjungi Silicon Valley," ujar Bey, di Sunnylands, California, Amerika Serikat. 

    Di Silicon Valley, Presiden Jokowi akan berkunjung ke kantor Google dan Play and Plug. Setelah itu, Presiden Jokowi mampir ke kantor Twitter di San Fransisco dalam perjalanan menuju bandara. 

    Saat berpidato di pertemuan tingkat tinggi, di hadapan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan para kepala negara dari ASEAN, Presiden Jokowi mengatakan akan meminta bantuan perusahaan media sosial dalam melakukan pencegahan terorisme. Media sosial banyak digunakan untuk merekrut teroris yang akan pergi ke luar negeri. 

    "Saya mengajak yang mulia memperbanyak narasi melalui media sosial mengenai moderasi, toleransi, dan perdamaian," kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembuka sesi pembahasan terorisme di KTT Amerika Serikat-ASEAN, Selasa, 16 Februari 2016.

    DEWI RINA (CALIFORNIA)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.