Gara-gara Monyet Ini Penduduk Sebuah Desa Jadi Heboh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, New Delhi -  Penduduk desa di Mumbai, India, kegirangan setelah berhasil menangkap seekor monyet yang dituduh menjadi biang kerok kekacauan di desa tersebut. Para penduduk mengatakan bahwa monyet tersebut telah mencuri makanan dan menghancurkan beberapa barang mereka hampir selama enam bulan terakhir.

    Dalam sebuah gambar yang dilansir Daily Mail, monyet tersebut terlihat sedang terikat tali di sekujur tubuhnya dan tangannya terikat ke punggungnya. Sesekali monyet tersebut mencoba membuka tali tersebut mengunakan giginya.

    Menurut Emirates 247, kerumunan masa berkumpul di ibukota komersial India Sion dan bersorak saat monyet itu terikat tali di sekitar lehernya sebelum dimasukkan ke dalam kandang.

    Diketahui bahwa monyet yang berhasil ditangkap oleh pemburu profesional tersebut, merupakan salah satu dari tiga sampai empat monyet yang selama ini dianggap nakal di sebuah wilayah di Mumbai tersebut.

    Penangkapan itu dilakukan setelah masyarakat mengajukan keluhan terhadap angota dewan kota tentang tamu tak diundang.

    Selama ini monyet dikenal sebagai binatang yang dipuja di India. Hewan primata tersebut dihormati mayoritas umat Hindu meskipun sering menyampah di kebun, kantor, dan perumahan, bahkan menyerang manusia untuk mendapatkan makanan.

    Tetapi jarang mendapat penghinaan publik seperti yang terjadi baru-baru ini. Ketika penduduk sempat melihat monyet tersebut pada Jumat pekan lalu, mereka lalu menempatkan buah-buahan sebagai umpan.

    Baru pada Senin, monyet tersebut berhasil ditangkap setelah mengejarnya dengan mengitari sebuah blok perumahan.

    Monyrt tersebut kemudian diikat dan dikurung di dalam kerangkeng besi. Monyet tersebut akan dikarantina sebelum akhirnya akan dilepaskan kempali ke pinggiran Thane, sebuah desa di utara Mumbai.

    "Kami akan pastikan itu cocok dan setelah itu kita akan melepaskan dia di pinggiran Thane," kata seorang pejabat di departemen kehutanan negara bagian Maharashtra.

    EMIRATES247|DAILY MAIL|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.