Teluk Memanas, Rudal Patriot Saudi Cegat Misil Scud Yaman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melihat pesawat milik pasukan udara Yaman yang hancur akibat serangan udara oleh koalisi Arab Saudi di Bandara Internasional Yaman, 5 Mei 2015. Koalisi Arab Saudi melakukan bombardir bandara militer di provinsi Lahij, yang menghancurkan landasan pacu dan beberapa pesawat militer. REUTERS/Khaled Abdullah

    Petugas melihat pesawat milik pasukan udara Yaman yang hancur akibat serangan udara oleh koalisi Arab Saudi di Bandara Internasional Yaman, 5 Mei 2015. Koalisi Arab Saudi melakukan bombardir bandara militer di provinsi Lahij, yang menghancurkan landasan pacu dan beberapa pesawat militer. REUTERS/Khaled Abdullah

    TEMPO.CO, Sanaa - Armada pertahanan udara Kerajaan Arab Saudi mencegat sebuah misil Scud yang ditembakkan dari Kota Khamis Mushait, Senin, 8 Februari 2016. Kota ini adalah salah satu pangkalan militer mereka di Yaman.

    Menurut keterangan juru bicara koalisi Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed al-Assiri kepada kantor berita AFP, tembakan pencegatan itu berlangsung pada sekitar pukul 03.00 subuh waktue setempat. "Masih masih menargetkan sejumlah kota," ucapnya.

    Sekitar 100 kilometer dari perbatasan Yaman, terdapat  Pangkalan Angkatan Udara Raja Khalid, dekat Kota Khamis Mushait. Lokasi ini merupakan garis depan Saudi memimpin pasukan koalisi beroperasi melawan milisi Syiah Houthi dan sekutunya, serta pasukan elite loyalis bekas Presiden Ali Abdullah Saleh di Yaman.

    Di tempat ini, Saudi mengerahkann baterei misil Patriot yang disiapkan untuk melawan misil balistik taktis yang sekali-kali ditembakkan sejak Maret 2015 ketika Saudi memimpin serangan udara guna membantu pasukan pemerintah setelah Iran menyokong misil Houthi menguasai sebagian besaar wilayah Yaman.

    Roket-roket yang ditembakkan dari Yaman dan perbatasan, tempat berlangsungnya pertempuran di selatan Saudi, mengakibatkan sekitar 90 penduduk sipil dan tentara tewas. Jumlah itu dihitung sejak Saudi memimpin koalisi serangan ke Yaman.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.