Kanada Akhiri Serangan Udara Lawan ISIS, Tarik 6 Jet Tempur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inggris, Kanada, dan Turki membeli ratusan jet tempur F-35 Lightning II yang diproduksi Lockheed Martin. Pabrikan ini juga yang mengakuisisi General Dinamics, yang membuat dan mengembangkan F-16 Fighting Falcon. Natasha R. (Sumber : Antara) Chalk/U.S. Navy via Getty Images

    Inggris, Kanada, dan Turki membeli ratusan jet tempur F-35 Lightning II yang diproduksi Lockheed Martin. Pabrikan ini juga yang mengakuisisi General Dinamics, yang membuat dan mengembangkan F-16 Fighting Falcon. Natasha R. (Sumber : Antara) Chalk/U.S. Navy via Getty Images

    TEMPO.CO, Ottawa - Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, Senin, 8 Fenruari 2016, menyatakan, negaranya akan mengakhiri serangan udara terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) per 22 Februari 2016. "Orang-orang yang diteror oleh ISIS tidak membutuhkan balas dendam kita, mereka menginginkan bantuan kita," ucapnya.

    Trudeau, menyusul janji kampanyenya tahun lalu, juga mengumumkan bahwa pemerintahnya akan meningkatkan program pelatihan militer untuk pasukan setempat dan membangun kembali kawasan yang hancur akibat perang. Personil militer yang ada di kawasan itu akan ditingkatkan jumlahnya dari 650 personil menjadi 850 orang.

    Para personil tambahan itu adalah ahli perencanaan, sasaran perang, dan intelijen. "Sebagaimana yang pernah saya katakan berkali-kali ketika kampanye mengenai komitmen saya terhadap bangsa Kanada, ini bukanlah misi pertempuran," kata Trudeau.

    Pemimpin Partai Liberal ini menambahkan, Kanada akan menarik enam jet tempurnya dari misi perang. "Saat ini mash ada 69 anggota pasukan pertahanan Kanada memberikan bantuan pelatihan darat guna menghadapi perang melawan ISIS  di sebelah utara Irak."

    AL ARABIYA | CBC | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.