Boko Haram Membantai 1.600 Sapi di Nigeria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasir disemburkan dari kapal keruk di sepanjang garis pantai Le Pyla di Samudera Atlantik dekat Arcachon, Prancis, 29 Januari 2016. Sebanyak 150.000 meter kubik pasir ditambahkan ke garis pantai untuk mengatasi abrasi di wilayah tersebut. REUTERS/Regis Duvignau

    Pasir disemburkan dari kapal keruk di sepanjang garis pantai Le Pyla di Samudera Atlantik dekat Arcachon, Prancis, 29 Januari 2016. Sebanyak 150.000 meter kubik pasir ditambahkan ke garis pantai untuk mengatasi abrasi di wilayah tersebut. REUTERS/Regis Duvignau

    TEMPO.CO, Borno - Kegarangan kelompok teror Boko Haram dipertontonkan kembali di Nigeria, selain membantai 86 warga, mereka juga menghabisi 1.637 hewan ternak milik peternak di negara bagian Borno. Menurut data pemerintah, lebih dari satu juta binatang ternak dibantai selama perang berlangsung enam tahun oleh Boko Haram.

    Alhaji Ibrahim Mafa, ketua Asosiasi Peternak Sapi Al-Haya, Nigeria (ACBAN), dalam pernyataannya kepada media, mengatakan, sedikitnya 1.600 lembu peternak di negara bagian Borno tewas dalam serangan di berbagai lokasi oleh Boko Haram. "Kelompok teroris itu juga membakar tenda dan dusun para pengembala Fulani," ucap Mafa.

    Mafa melanjutkan, saat ini pasukan pemerintah Nigeria meningkatkan keamanan di ibu kota Borno, Maiduguri, menyusul serangan kaum militan Boko Haram di hutan Sambia dan beberapa kawasan di utara Borno.

    "Menurut catatan kami lebih dari 1.000 hewan ternak dibantai menyusul pemberontakan Boko Haram terhadap pasukan pemerintah Nigeria," kata ketua ACBAN ini. Mafa menerangkan, "Kami juga kehilangan sekitar satu juta hewan ternak terdiri dari 146.399 sapi, 54. 374 kambing dan biri-biri, serta hewan lainnya."

    Mafa mengatakan, banyak hewan ternak diselundupkan juga ke negara-negara tetangga seperti Chad, Niger, dan Republik maerun. "Kami meminta pasukan pemerintah melakukan perang terhadap Boko Haram yang hingga kini masih melakukan serangan terhadap kami."

    NAIJ | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.