Jaket Pelampung Palsu Buatan Turki Dijual ke Pengungsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang relawan membantu menyelamatkan seorang bocah pengungsi asal Suriah yang tiba di pantai Lesbos, usai melintasi laut dengan menggunakan kapal Catamaran bersama 15p pengungsi di Yunani, 30 Oktober 2015. REUTERS

    Seorang relawan membantu menyelamatkan seorang bocah pengungsi asal Suriah yang tiba di pantai Lesbos, usai melintasi laut dengan menggunakan kapal Catamaran bersama 15p pengungsi di Yunani, 30 Oktober 2015. REUTERS

    TEMPO.CO, Izmir -Polisi Turki telah menemukan sebuah pabrik yang memproduksi jaket pelampung palsu. Jaket tersebut diketahui telah dijual pada para pengungsi yang berharap untuk mencapai Eropa melalui laut.

     Seperti dilansir dari laman Guaridan, 7 Januari 2015, polisi menyita 1.263 jaket pelampung yang diisi dengan bahan tidak-apung dari sebuah pabrik rumahan ilegal di Izmir yang mempekerjakan dua anak Suriah.

    Dalam dua kunjungan tahun lalu ke Izmir, kota utama tempat penyelundupan di pantai Turki, tim dari Guardian berulang kali ditawarkan jaket pelampung palsu oleh penjual yang secara terbuka menawarkan dagangan mereka di jalan besar dekat dua pos polisi.

    Dikatakan, untuk meyakinkan pembeli, toko menjual jaket bermerek dengan kata "Yamaxa", kesalahan ejaan dari merek Yamaha. Meski produk utama adalah jaket pelampung, mereka juga menjual sepatu dan pakaian. "Kami hanya menjual dua atau tiga pasang sepatu sehari," kata salah satu asisten toko kepada Guardian di bulan November. "Tapi kami bisa menjual antara 100 dan 300 jaket pelampung. Pada musim panas kadang-kadang itu mencapai seribu."

    Penangkapan  datang pada minggu yang sama ketika lebih dari 30 orang ditemukan terdampar di pantai Turki, setelah tenggelam dalam usaha untuk mencapai Yunani. Beberapa orang tewas digambarkan mengenakan jaket pelampung tersebut.

    Setelah lahirnya kesepakatan bernilai miliaran euro antara Uni Eropa dan Turki, polisi Turki telah meningkatkan operasi terhadap orang-orang yang terlibat dalam bisnis penyelundupan orang. Tapi jumlah aliran pengungsi antara pantai Turki dan Yunani tetap tinggi,  sekitar 2.000 pengungsi dilaporkan melakukan perjalanan setiap hari selama bulan ini.

    GUARDIAN | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.