World Vision: Lebih 400 Ribu Orang di Suriah Kelaparan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Damaskus- Lembaga amal Kristen di Suriah, World Vision, memperkirakan lebih dari  400 ribu orang di Suriah membutuhkan bantuan makanan.

    Berbicara kepada wartawan Premier Christian Radio, penasihat senior World Vision menguraikan kekhawatir timnya. "Dana untuk Suriah tahun lalu adalah baru setengah dari apa yang diperlukan," katanya seperti dikutip dari portal berita Premier.

    "Kami sangat prihatin dengan sulitnya akses ke Suriah untuk memberikan  bantuan dan makanan untuk orang-orang yang membutuhkan. Kami menyerukan semua pihak yang memiliki kemampuan untuk memungkinkan datangnya bantuan kemanusiaan bagi orang-orang yang membutuhkan. "

    Dia menekankan bahwa pembicaraan damai harus dilakukan secepatnya dan berakhir dengan sebuah kesimpulan untuk kebaikan korban perang yang menderita kelaparan. "Diplomat dunia dan mediator PBB harus terus melakukan apa yang mereka bisa dan melakukan yang terbaik mengumpulkan semua pihak yang terlibat."

    Seruan World Vision muncul setelah menerima laporan dari Suriah yang menunjukkan bahwa pemerintah telah setuju untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke tiga desa, yakni Foua, Arya dan Madaya, menyusul tingginya angka laporan kematian akibat kekurangan gizi di wilayah tersebut.

    Kabar menyejukan datang dari seorang pejabat PBB bahwa bantuan akan tiba dalam beberapa hari mendatang.

    Untuk saat ini lebih dari 250.000 orang telah tewas dan lebih dari satu juta telah terluka dalam konflik perang saudara di Suriah yang dimulai sejak Maret 2011.

    Krisis juga telah menyebabkan setengah dari penduduk Suriah - 23 juta orang sebelum perang - mengungsi.

    PREMIER CHRISTIAN RADIO | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.