New York Bersiap Sambut Malam Pergantian Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyeselesaikan pemasangan panel kristal pada bola kristal raksasa untuk perayaan Tahun Baru di atas bangunan One Times Square, New York, 27 Desember 2015. REUTERS/Pearl Gabel.

    Pekerja menyeselesaikan pemasangan panel kristal pada bola kristal raksasa untuk perayaan Tahun Baru di atas bangunan One Times Square, New York, 27 Desember 2015. REUTERS/Pearl Gabel.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bola kristal seberat 6 ton dan taburan kertas warna-warni di atas Times Square serta sekitar 6.000 polisi bakal menghiasi Kota New York pada malam tahun baru, Kamis, 31 Desember 2015.

    "Kami siap. Kami menjadi kota yang paling siap di dunia dalam mencegah terorisme dan apa pun yang mungkin terjadi," kata Wali Kota New York Bill de Blasio, seperti dikutip Reuters.

    Sekitar satu juta orang diperkirakan memenuhi One Times Square pada malam penurunan bola kristal, tradisi yang berlangsung sejak 1907 dan hanya absen saat Perang Dunia II.

    New York City juga akan mengerahkan unit baru, yakni Critical Response Command, dan petugas bersenjata untuk berpatroli di Times Square. Ini dilakukan menyusul serangan bersenjata di San Bernardino, California, dan Paris beberapa waktu lalu.

    "Petugas kepolisian yang dibekali ponsel pintar dan pengeras suara akan dapat menghentikan acara kapan pun dan mengevakuasi area," ucap Komisaris Polisi William Bratton. Menurut dia, sejauh ini, tidak ada kejahatan yang terdeteksi mengancam New York.

    Kamis pagi, 31 Desember 2015, polisi akan mulai menutup jalan-jalan utama dengan barikade dan mengalihkan lalu lintas. Kota juga akan mengerahkan 6.000 polisi berseragam dan petugas yang menyamar. Angka itu sekitar 500 orang lebih banyak daripada tahun lalu.

    Ransel dan tas besar dilarang masuk area tersebut. Tas bawaan akan digeledah dengan detektor metal. Petugas juga akan membawa anjing pelacak bom dan alat pendeteksi radiasi.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.