Hamas Tolak Meninggalkan Senjata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ramallah: Pemimpin tertinggi Hamas Khalid Mishaal menegaskan bahwa kelompoknya menolak seruan Barat untuk melucuti senjata mereka."Selama kami masih dijajah, perlawanan adalah hak kami," kata Mishaal kepada para wartawan. Dia menambahkan, Hamas akan segera membentuk angkatan bersenjata dengan memasukkan kelompok mereka di dalamnya.Kemenangan Hamas telah membuat para pendukung Fatah mengamuk. Mereka melancarkan aksi unjuk rasa disertai kekerasan di Jalur Gaza danm Tepi Barat. Beberapa di antaranya terlibat bentrokan dengan aktivis Hamas.Dari Yerusalem dilaporkan, Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz memperingatkan para pemimpin Hamas untuk tidak melanjutkan serangan terhadap Israel. "Siapapun yang memimpin sebuah organisasi teror dan melanjutkan serangan terhadap Israel tidak akan selamat," ia mengancam. bbc/faisal

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.