Hamas Serukan Amerika Menghormati Hasil Pemilu Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Kelompok radikal Hamas yang dipastikan menang menyerukan Amerika Serikat agar menghormati hasil pemilihan umum dan kemauan rakyat Palestina."Saya menyerukan kepada pemerintah Amerika untuk menghormati, kemauan rakyat Palestina dan hasil pemilihan," kata kandidat dari Hamas, Ismail Haniya."Hamas tidak bekerja sendiri, tapi bersama kelompok-kelompok lain yang menghormati rakyat Palestina," ia menambahkan.Hamas dipastikan memenangi pemilihan Rabu, meski Komisi Pemilihan Umum baru akan mengumumkan secara resmi hasilnya, Kamis tengah malam WIB. Mereka setidaknya menguasai 70 kursi, dari 132 kursi di parlemen.Perdana Menteri Ahmed Qorei yang berasal dari faksi Fatah langsung menyatakan mundur, dan meminta Hamas untuk membentuk pemerintahan baru. Menghadapi permintaan Qorei, Presiden Mahmud Abbas menyatakan menerima. Kalangan Barat, yakni Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta Israel selama ini menganggap Hamas sebagai kelompok teroris. Pemimpin Israel pun menyatakan menolak perundingan dengan Palestina, bila melibatkan Hamas. Pejabat senior Hamas, Mushir al-Masri, menyatakan bahwa kelompoknya ingin bekerja sama dengan Fatah dalam "kerjasama politik". Namun, ia menegaskan, Hamas tidak akan berunding dengan Israel. "Negosiasi dengan Israel bukan agenda kami," kata dia. AFP/BBC

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.