Menuju Iran, Presiden Assad Dikawal Jet Perang Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan TNI-AU melangsungkan upacara pemakaman jenazah Kapten Pnb Dwi Cahyadi di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta, 21 Desember 2015. Pesawat itu jatuh di perkampungan dekat pangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta. TEMPO/Pius Erlangga

    Pasukan TNI-AU melangsungkan upacara pemakaman jenazah Kapten Pnb Dwi Cahyadi di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta, 21 Desember 2015. Pesawat itu jatuh di perkampungan dekat pangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Damaskus - Rusia mengusulkan pengiriman empat jet tempurnya guna mengawal Presiden Suriah Bashar al-Assad yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke ibu kota Iran.

    Al-Diyar, koran Libanon yang memiliki kedekatan dengan rezim Assad, dalam edisi Senin, 21 Desember 2015, menyatakan Moskow telah mengirimkan peringatan dini kepada pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat agar tidak mendekati pesawat yang ditumpangi Assad guna menghindari pertempuran di udara.

    "Pesawat Assad akan terbang ke Iran melalui wilayah udara Irak," tulis al-Diyar.

    Kantor berita resmi Iran, Fars, pada Jumat pekan lalu melaporkan, Assad diharapkan mengunjungi Iran pada akhir Desember 2015 atau awal Januari 2016. "Tanggal pastinya belum diketahui," tulis al-Diyar, mengutip sumber intelijen Suriah.

    Presiden Assad terbang ke Moskow pada Oktober 2015 untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan tersebut diyakini merupakan lawatan pertamanya keluar negeri sejak dimulainya perlawanan terhadapnya pada 2011.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.