Prajurit TNI Perbatasan Dituduh Perkosa Wanita Timor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili: Masalah di perbatasan Republik Indonesia dan Timor Leste kembali muncul. Setelah penembakan tiga warga negara Indonesia oleh polisi perbatasan Timor, kini giliran prajurit TNI dituduh memperkosa seorang warga negara itu.Anggota Parlemen Nasional Timor Leste utusan Distrik Ambeno, Antonio Lelan, meminta agar pemerintah Indonesia menindak tegas prajurit yang, menurut dia, secara bergilir memperkosa Domingas Tefa, 27 tahun, penduduk Kampung Netemnanu, Desa Abani, Kecamatan Pasabe, Ambeno.Lelan mengaku sedih dan terpukul ketika menerima informasi secara detail dari aparat kepolisian Ambeno tentang tindakan prajurit TNI itu. "Saya baru mendapat konfirmasi melalui telepon dari Komandan polisi Distrik Ambeno, bahwa United Nation's Support for Victim telah membawa korban dari Kefamenanu (NTT) ke Dili," kata Lelan di gedung parlemen Timor Leste, Rabu (25/1).Lelan mengaku, tindak perdagangan ilegal yang dilakukan korban adalah kesalahan fatal dan melawan hukum. Namun, kata dia, tindakan itu tidak harus dibayar dengan hukuman diperkosa secara bergilir. Keprihatinan yang sama juga diutarakan Jose Buras, anggota Fraksi Partai Demokrat Timor Leste. Menurut dia, kasus ini melanggar hak asasi manusia. "Para pelakunya harus diseret ke pengadilan," kata dia.Namun, Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Kolonel Infanteri APJ Noch Bola membantah laporan itu. Menurut Bola, tuduhan itu tidak benar.Ia pun menyebutkan bahwa hasil rekaman suara pengakuan korban milik sebuah lembaga nonpemerintah di Timor Tengah Utara tidak dapat dijadikan alat bukti. Yang benar, kata dia, Tefa ditangkap saat melintas batas secara ilegal. Setelah ditangkap, kata dia, Tefa langsung diserahkan kepada kepolisian untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.Bola menambahkan bahwa anggota TNI yang bertugas di pos Aplal sudah diinterogasi dan tidak ada yang mengaku memperkosa gadis itu. Alexandre Assis/Jems de Fortuna

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.