Cium Seekor Unta, Wanita Saudi Ini Diceraikan Suaminya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unta-unta kurban dihias oleh penjual untuk menarik pembeli yang dijual di pasar hewan di pinggiran Karachi, Pakistan 22 September 2015. Umat Muslim berkurban untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim yang menyembelih anaknya. REUTERS

    Unta-unta kurban dihias oleh penjual untuk menarik pembeli yang dijual di pasar hewan di pinggiran Karachi, Pakistan 22 September 2015. Umat Muslim berkurban untuk mengikuti ajaran Nabi Ibrahim yang menyembelih anaknya. REUTERS

    TEMPO.CO, Riyadh - Seorang wanita Saudi yang baru menikah, mencium seekor bayi unta di depan ibu mertuanya di peternakan mereka di kerajaan teluk. Ia tampaknya tidak menyadari ciuman itu bakal berakibat fatal, dengan berakhirnya pernikahannya dengan suaminya.

    Laman Emirates247.com, 16 Desember 2015, melaporkan pada hari yang sama wanita mencium unta, suaminya pun menceraikan dia.

    Si suami mengatakan ia dipaksa ibunya agar menceraikan istrinya dengan alasan istrinya itu melanggar aturan sosial dan keagamaan.

    "Si suami mengatakan dia tidak bisa tidak mematuhi ibunya, yang bersumpah akan menyangkalnya sebagai anak jika dia tidak segera menceraikan istrinya," kata surat kabar Sada tanpa menyebutkan kota di Arab Saudi tempat kejadian berlangsung.

    Pada hari berikutnya, suami itu pergi ke keluarga istrinya dan memberi mereka pakaian. Dia meminta maaf dan mengatakan istrinya itu tidak salah karena hanya mencium unta sebagai ekspresi kegembiraan saat unta itu melahirkan.

    Sang suami dibujuk dan memutuskan untuk membawa istrinya kembali ke rumah, namun ibunya mendesak lagi dan mengusir istrinya keluar.

    Sada menyebutkan pria itu menolak untuk menceraikan istrinya lagi dan memutuskan tinggal dengan keluarga istrinya. "Saya mencintai suami saya dan ingin bersamanya selamanya, tapi saya tidak siap untuk hidup dengan ibunya lagi," kata istrinya.

    MECHOS DE LAROCHA | EMIRATES247.COM | EXPRESS.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.