Al-Azhar Desak Negara Islam Bergabung dengan Aliansi Arab Saudi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Arab Saudi menembakan meriam, ke arah posisi negara Yaman. Meriam mampu menembak hingga jarak 30 Km, dan ditembakan dari wilayah perbatasan Arab Saudi. Wilayah ini kembali memanas saat bentrokan bersenjata, antara pasukan Arab Saudi melawan pemberontak Yaman. Jizan, Arab Saudi, 13 April 2015. Carolyn Cole/Getty Images

    Tentara Arab Saudi menembakan meriam, ke arah posisi negara Yaman. Meriam mampu menembak hingga jarak 30 Km, dan ditembakan dari wilayah perbatasan Arab Saudi. Wilayah ini kembali memanas saat bentrokan bersenjata, antara pasukan Arab Saudi melawan pemberontak Yaman. Jizan, Arab Saudi, 13 April 2015. Carolyn Cole/Getty Images

    TEMPO.CO, Riyadh - Perguruan Islam terkenal di Mesir, Al-Azhar, mendesak semua negara Islam bergabung dengan koalisi pimpinan Arab Saudi guna memerangi terorisme di dunia Islam. "Ini adalah kebutuhan mendesak bagi negara-negara Islam yang menderita akibat terorisme," bunyi pernyataan Al-Azhar.

    "Al-Azhar mendesak semua negara Islam bergabung dengan koalisi untuk melawan terorisme yang telah menciptakan kejahatan mengerikan," demikian kelanjutan pernyataan itu.

    Di Kairo, juru bicara Menteri Luar Negeri Mesir, Ahmed Abu Zaid, mengatakan negaranya memberikan dukungan kepada aliansi ini. Sebab, lembaga tersebut dibentuk oleh negara Arab dan Islam serta bertujuan melawan kelompok terorisme.

    Dari Arab Saudi diperoleh keterangan bahwa Menteri Kehakiman Waleed Al-Samaani menyambut baik terbentuknya aliansi 34 negara Islam anti-terorisme. "Ini persatuan negara-negara Islam melawan terorisme dalam berbagai bentuk," ucapnya.

    Berbicara kepada media massa, Al-Samaani mengatakan kelompok teroris itu dibiarkan tumbuh dan berkembang karena dukungan yang mereka terima di berbagai negara, baik secara langsung maupun tidak langsung.

    Kelompok-kelompok ini menyasar sejumlah negara muslim, termasuk Arab Saudi. "Mereka telah menodai Islam yang mengajarkan kepada umatnya untuk hidup moderat dan menghargai tetangga," tuturnya.

    ARAB NEWS | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.