Pria Ini Telan Paku dan Pisau demi Lunasi Sewa Kios  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang Cina, Yuan. REUTERS/Stringer

    Ilustrasi mata uang Cina, Yuan. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Beijing - Sungguh nahas nasib pria asal Cina ini. Pusing mencari uang untuk membayar sewa kios, Xiao Gong nekat ikut taruhan makan pisau dan paku. Iming-iming hadiahnya adalah uang US$ 900 atau sekitar Rp 12,3 juta. Namun belakangan, bukannya terima uang, kiosnya malah tergadai dan nyawanya hampir melayang.

    Peristiwa itu terjadi ketika pria yang berasal dari Ningbo, Cina timur, itu mendengar dua orang  tengah berdebat soal taruhan ekstrem menelan paku dan pisau dengan iming-iming hadiah uang. Gong tergiur mendengarkan taruhan itu. Ia sedang pusing mencari cara untuk mendapatkan uang karena harus membayar sewa kiosnya di pasar. Ia lantas ikut taruhan.

    Tanpa pikir panjang, Gong menelan pisau dan paku 5 inci. Imbalannya, untuk menelan paku dapat US$ 300 dan pisau US$ 600. Gong berhasil memenangi taruhan setelah menelan dua benda tajam itu. Namun, beberapa hari kemudian, dia dilarikan ke rumah sakit karena luka pada perutnya.

    Seperti dilansir Daily Mail pada 1 Desember 2015, lukanya parah, bahkan nyaris kehilangan nyawa karena datang ke dokter seminggu setelah menelan pisau dan paku. Rasa sakit di perut ditahannya sejak hari pertama. Namun akhirnya ia menyerah tak sanggup menahan sakit.

    Dokter kemudian melakukan pemindaian perut Gong dengan sinar-X dan terkejut dengan isinya. Di dalam perutnya, terdapat paku dan pisau. Dokter kemudian melakukan operasi guna mengangkat dua benda tajam itu. Butuh waktu dua jam untuk mengangkat benda berbahaya itu.

    Perut Gong mengalami luka robek pada lapisan lambung dan dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi, sehingga dokter menyarankan dia melakukan perawatan lebih lanjut.

    Imbalan dari tindakan konyolnya, Gong membayar tagihan rumah sakit lebih dari US$ 1.500 atau sekitar Rp 20,6 juta. Ditambah kiosnya ditutup karena tidak ada pemasukan.

    DAILY MAIL | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.