Dituding Tembak Warganya, Israel Hancurkan Rumah Palestina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestina melihat bagian dalam rumahnya yang hancur akibat serangan ekstrimis Yahudi di Kafr Duma, West Bank, 31 Juli 2015. REUTERS/Abed Omar Qusini

    Warga Palestina melihat bagian dalam rumahnya yang hancur akibat serangan ekstrimis Yahudi di Kafr Duma, West Bank, 31 Juli 2015. REUTERS/Abed Omar Qusini

    TEMPO.CO, Gaza - Militer Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina karena dituduh sebagai pelaku penembakan mematikan terhadap sepasang warga Israel.

    Menurut militer, pria yang melakukan penembakan itu bernama Raeb Ahmed Muhammad Alivi, 30 tahun. "Dia ditahan selama beberapa hari usai melakukan penembakan," kata militer Israel kepada media massa, Kamis, 3 Desember 2015.

    Militer menambahkan, Alivi memimpin lima anggota sel Hamas menembak dan membunuh Eitam Henkin dan istrinya, Naama, ketika pasangan itu mengendarai mobil di sebelah utara Tepi Barat pada 1 Oktober 2015. "Empat pemuda lainnya berada di belakang mobil, mereka melarikan diri tanpa senjata."

    Sedikitnya 100 warga Palestina tewas, termasuk 65 orang yang melakukan penyerangan terhadap Israel.

    Sejak pertengahan September 2015, warga Palestina dituduh melakukan serangan terhadap orang-orang Israel dengan menusukkan belati, menembak, serta menyerang dengan mobil. Aksi tersebut, tuding  militer, menyebabkan 19 warga Israel tewas.

    Bulan lalu, Israel memperbaruhi sebuah kebijaksanaan dengan cara menghancurkan rumah-rumah warga Palestina yang dituduh berada di balik serangan mematikan terhadap warganya.

    ARAB NEWS | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.