Ditangkap Polisi, Pejabat FIFA Disebut Terima Jutaan Dolar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden FIFA Sepp Blatter melihat gepokan uang kertas palsu yang akan dilemparkan oleh komedian Inggris Lee Nelson saat konferensi pers setelah  Rapat Komite Eksekutif FIFA Luar Biasa di Markas FIFA di Zurich, Swiss, 20 Juli 2015. Ennio Leanza/Keystone via AP

    Presiden FIFA Sepp Blatter melihat gepokan uang kertas palsu yang akan dilemparkan oleh komedian Inggris Lee Nelson saat konferensi pers setelah Rapat Komite Eksekutif FIFA Luar Biasa di Markas FIFA di Zurich, Swiss, 20 Juli 2015. Ennio Leanza/Keystone via AP

    TEMPO.CO, Zurich - Kementerian Kehakiman Swiss mengumumkan kepada media bahwa mereka menahan dua pejabat federasi sepak bola dunia (FIFA) atas permintaan otoritas Amerika Serikat karena keduanya terlibat dalam kasus penyuapan.

    Polisi Swiss menangkap kedua petinggi FIFA tersebut pada Kamis, 3 Desember 2015, ketika berada di sebuah hotel mewah Baur au Luc di pinggiran Zurich. "Kedua pejabat yang tak perlu disebutkan namanya itu diduga menerima suap jutaan dolar," ujar Kementerian Kehakiman.

    Dalam pernyataan yang diterima media massa, Kementerian mengatakan, penyuapan itu terkait dengan hak penyelenggaraan turnamen di Amerika Latin dan pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia.

    Kementerian Kehakiman Amerika Serikat sebelumnya mendakwa dua Wakil Presiden FIFA di antara 14 pejabat sepak bola dan pemasaran menerima suap senilai puluhan juta dolar untuk turnamen Copa America.

    Presiden FIFA, Sepp Blatter, juga sengan menghadapi pemeriksaan di Swiss karena disangka terkait dengan pembayaran lebih dari US$ 2,1 juta atau sekitar Rp 29 miliar dari FIFA ke Presiden UEFA Michel Platini. Kedua orang ini membantah.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.