Emir Kuwait Wafat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuwait City: Emir Kuwait, Sheikh Jaber al-Ahmad al-Sabah, meninggal dunia Ahad dalam usia 77 tahun. Demikian disampaikan oleh Menteri Informasi Anas al-Rasheed melalui stasiun televisi pemerintah.Pemerintah mengumumkan hari berkabung selama 40 hari. Semua kantor pemerintah akan ditutup selama tiga hari."Dalam kesedihan dan duka, kami sampaikan kepada masyarakat Arab dan semua Muslim, bahwa Yang Mulia Emir Sheikh Jaber al-Ahmad al-Sabah telah wafat," demikian pernyataan itu. Stasiun televisi dan radio pemerintah segera mengumandangkan ayat-ayat Al-Quran begitu selesai pengumuman itu.Polisi dan pasukan penjaga nasional segera digerakkan. Ini karena masyarakat Kuwait segera berkumpul di luar Istana Dasman, komplek tempat tinggal Emir di pusat kota Kuwait City. Sejumlah perempuan mengenakan pakaian hitam-hitam, tampak menangis, sementara polisi dalam jumlah besar berjaga-jaga di luar Istana.Perdana Menteru Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah, yang menjalankan roda pemerintahan sehari-hari di Kuwait, segera pulang dari liburannya di Oman.Sheikh Jaber, menjadi Emir sejak 31 Desember 1971. Ia menderita kerusakan otak hemorrhage -- sama dengan yang dialami Perdana Menteri Israel Ariel Sharron-- pada September 2001. Sejak itu, kesehatannya tak menentu.Berdasarkan konstitusi, Sheikh Saad, akan secara otomatis menjadi emir negara kaya minyak itu. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.