Pejabat Pemerintah Thailand Bunuh Pengacara Muslim

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra mengatakan Somchai Neelaphaijit, seorang pengacara Muslim yang banyak menangani kasus hak asasi manusia dan dinyatakan hilang, ternyata dibunuh oleh pejabat negara. Tim khusus pemerintah sedang menyidik kasus itu."Saya tahu Somchai mati, dan lebih dari empat pejabat pemerintah terlibat, tapi saksi mata dan bukti masih dikumpulkan," kata Thaksin, Jumat. "Tapi kasus ini tidak mudah, karena melibatkan pejabat pemerintah, sehingga sangat sulit menemukan bukti dan saksi."Pernyataan Thaksin itu pertama kali disampaikan ke publik terkait kasus Somchai. Komentar itu hanya sehari setelah seorang pejabat polisi diganjar hukuman tiga tahun penjara atas kasus hilangnya pengacara itu. Tapi, empat lainnya dibebaskan oleh pengadilan setempat.Mayor Ngern Thongsuk dijebloskan ke penjara, karena memaksa dengan kekerasan Somchai masuk ke sebuah mobil pada suatu malam. Sejak itu pengacara Muslim itu tidak pernah lagi kelihatan batang hidungnya. Somchai, terakhir terlihat di sebuah hotel di Bangkok pada Maret 2004.Menurut Thaksin, tim dari Departemen Penyidik Khusus (DSI) sekarang sedang bekerja menangani kasus pembunuhan itu. Tim ini bergerak atas bukti tidak tidak langsung yang ditemukan saat pengadilan atas penahanan ilegal Somchai digelar sejak tahun lalu.Kelompok HAM menduga pengacara 52 tahun itu diculik dan dibunuh oleh pejabat polisi. Sebab, Somcahi kerap rotes atas penanganan pemberontak Muslim di selatan Thailand. Dia juga pernah menuduh polisi menyiksa empat kliennya yang dituduh anggota Jemaah Islamiyah selama di tahanan. AFP|BBC|SS KURNIAWAN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.