Bank Bingung, Pria Ini Beli Apartemen dengan Logaman Setruk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Shandong - Seorang pria di Cina, yang jelas tidak menyia-nyiakan penggunaan uang recehannnya, membawa satu truk yang penuh dengan uang koin dan uang kertas dengan nilai rendah untuk membeli sebuah apartemen, pekan lalu.

    Seperti yang dilansir Shanghaiist pada Minggu, 22 November 2015, pada 18 November lalu seorang broker properti dari kota Rizhao mendapat panggilan dari pembeli yang tertarik membeli properti yang berharga 400 ribu yuan atau Rp 861 juta.

    BACA JUGA

    Setelah Ketemu Prabowo, Setyo Novanto di Atas Angin?
    Mengharukan: Masjid Dirusak, Bocah Ini Bantu Pakai Celengan

    Pembeli yang dikenal sebagai Gao itu mempertanyakan soal metode pembayaran yang akan diterima. Keesokannya, pria itu muncul di depan kantor properti menaiki truk dengan harapan koin yang diletakkan dalam sembilan lemari di jok belakang kendaraannya mampu membayar harga apartemen yang dibelinya.

    Tumpukan uang kertas yang dibawanya bernilai antara 0,5 dan 1 yuan dan koin bernilai 1 yuan. Mengingat tugas besar menghitung semuanya, bank mengirim dua staf layanan untuk membantu menghitung semuanya, tapi baru pada 19 November mereka hanya mampu berhasil melewati 40 ribu yuan.

    Kepala bank lokal mengakui sangat jarang melihat orang membuat pembayaran besar dengan mata uang denominasi rendah. Beberapa kasus sebelumnya pernah terjadi, saat seorang pria membeli BMW seri 7 dengan lebih dari 100 kilogram mata uang koin.

    SHANGHAIIST | YON DEMA

    Baca juga:
    Di Balik Heboh Setya  Novanto: 3 Hal yang Perlu Anda Tahu
    Kasus Setya Novanto: Inikah Biang Mahkamah Sulit Diandalkan?  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.