Diguncang Teror, Prancis Tetap Jadi Tuan Rumah Euro 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendera nasional Prancis terlihat di layar saat para pemain Swedia dan Denmark mengheningkan cipta sebelum play-off kualifikasi Euro 2016 di stadion Friends arena, Stockholm, Swedia, 14 November 2015. Janerik Henriksson/TT via AP

    Bendera nasional Prancis terlihat di layar saat para pemain Swedia dan Denmark mengheningkan cipta sebelum play-off kualifikasi Euro 2016 di stadion Friends arena, Stockholm, Swedia, 14 November 2015. Janerik Henriksson/TT via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembicaraan seputar penundaan penyelenggaraan Euro 2016 hanya memberikan angin kemenangan kepada kelompok teroris. Karena itu, Ketua Penyelenggara Euro 2016 menyatakan tetap akan menggelar Piala Euro 2016 di Paris, yang Jumat, 13 November 2015, diserang teroris.

    Penyerangan pada Jumat lalu itu menewaskan 170 jiwa dan melukai 350 orang. "Menjawab pertanyaan seputar penundaan Euro 2016 hanya memberi angin kemenangan kepada kelompok teroris," ujar Jack Lambert, Ketua Penyelenggara Euro 2016, kepada badan penyiaran Prancis, RTL.

    Lambert berjanji Prancis akan menempuh dan membuat keputusan penting dengan meningkatkan keamanan penyelenggaraan Euro 2016, seperti dikutip Sporting Life. "Keamanan di stadion-stadion menjadi prioritas. Risiko justru ada di jalan-jalan, di tengah kerumunan massa pendukung tim yang bertanding," ucapnya.

    Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet menuturkan keamanan menjadi prioritas. "Kami tidak akan mengambil risiko. Kami memprioritaskan keamanan," tuturnya.

    FFF menunda pengundian babak delapan besar di Coupe de France, yang awalnya diadakan di Paris Vincennes pada Selasa pekan depan. Konfirmasi mengenai kepastian tanggal dan stadion akan dirilis sesegera mungkin.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.