Teror Paris: Polisi Buru Orang Berbahaya: Abdeslam Salah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abdeslam Salah (TELEGRAPH)

    Abdeslam Salah (TELEGRAPH)

    TEMPO.COParis - Polisi Prancis telah mengeluarkan surat perintah penangkapan buat Abdeslam Salah pada Minggu malam (waktu setempat), 15 November 2015, yang diduga terlibat dalam serangkaian teror di Paris. Polisi juga memperingatkan agar orang-orang tidak mendekati Salah karena ia sangat berbahaya.

    Abdeslam Salah diyakini merupakan salah satu dari tiga bersaudara yang dicurigai terlibat dalam teror. Seorang pejabat intelijen senior Eropa, seperti dikutip oleh Washington Post mengatakan, Salah dan saudaranya Ibrahim tinggal di Belgia kendati keduanya memiliki kewarganegaraan Prancis.

    Baca juga:
    Prancis Vs ISIS: Inilah 5 Kejadian Baru yang Menegangkan!
    Tekan ISIS, Presiden Prancis Kirim Kapal Induk

    Salah dianggap sebagai koordinator logistik yang menyewa salah satu mobil yang digunakan dalam teror.

    Sebelumnya, kepolisian Paris telah mengidentifikasi nama Omar Ismail Mostefai sebagai salah satu dari delapan orang yang diduga melancarkan serangan di Paris pada Jumat, 13 November 2015. Mostefai, pria berusia 29 tahun yang tinggal di Kota Chartres, timur laut Paris, adalah penyerang pertama yang ditembak dan berhasil diidentifikasi.

    Mostefai adalah bagian dari tiga sel teroris yang disebut Jaksa Paris Francois Molins melakukan serangan terkoordinasi yang menyasar bar-bar, sebuah gedung konser, dan stadion sepak bola hingga menewaskan 129 orang dan melukai 352 orang, termasuk 99 dalam keadaan kritis.

    Sidik jari Mostefai ditemukan dalam serpihan tangan di ledakan gedung konser Bataclan. Ia dan enam lainnya yang bersenjata, mengenakan rompi penuh bahan peledak, ikut tewas dalam serangan-serangan itu.

    WDA | GUARDIAN | WASHINGTON POST | TELEGRAPH

    Baca juga:
    Prancis Vs ISIS: Inilah 5 Kejadian Baru yang Menegangkan!
    Tekan ISIS, Presiden Prancis Kirim Kapal Induk

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.