Perdana Menteri Inggris : Saddam Terbunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London:Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan jajaran kabinetnya sesumbar Presiden Irak, Saddam Husein, tewas. Keyakinan Balir dan kabinetnya ini berdasar laporan dinas intelejen Amerika Serikat dan Inggris yang disiarkan Sunday Telegraph, sebuah harian yang terbit di Inggris, Minggu (23/3). Tiga hari sebelumnya pada media yang sama, Blair dan kabinetnya mengatakan bahwa Saddam menderita luka-luka hingga memerlukan transfusi darah. Dalam laporan kepala intelejen Inggris, terlukanya pemimpin Irak itu terjadi ketika pasukan sekutu melancarkan serangan yang mengenai bunker tempat berlindung Saddam. Dalam tulisan Sunday Telegraph, Kamis (20/3), mengutip pernyataan dari seorang pejabat pemerintah Inggris yang menolak disebutkan namanya. Luka Saddam tidak terlampau parah. Kami kira dia masih hidup. Kami juga mengira putra pertamanya Uday terbunuh atau minimal terluka akibat serangan itu, kata pejabat itu. (AFP/Nunuy Nurhayati-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.