Pengamanan Bandara Ngurah Rai di Bawah Standar Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Australia memperingatkan kepada warganya bahwa keamanan di Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar, tidak memenuhi standar internasional. Dalam peringatan perjalanan yang dikeluarkan Rabu (28/12), disebutkan bahwa berdasarkan pernyataan Administrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat, atau TSA, Ngurah Rai tidak melengkapi standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, ICAO.Peringatan itu menyebutkan, maskapai penerbangan Qantas dan Australian Airlines tetap akan beroperasi ke Bali. Namun, "dengan menambah perlengkapan keamanan guna memenuhi standar."Press rilis yang dikeluarkan TSA menyebutkan bahwa Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat telah memerintahkan semua maskapai yang melayani rute Amerika-Indonesia untuk memberitahukan soal ini kepada para penumpangnya. Juga disebutkan bahwa perwakilan TSA telah meminta otoritas Indonesia "untuk memperbaiki standar keamanan bandara secepat mungkin.""Pesawat yang melayani penerbangan antara Amerika Serikat dan Indonesia untuk sementara menyediakan sendiri tambahan pengamanan yang diperlukan," demikian tertulis dalam situs internets TSA. "Pemerintah Indonesia memberitahukan kegagalan mereka memenuhi standar ICAO 90 hari yang lalu."Menteri Transportasi Australia Warren Truss menyebutkan bahwa pemerintah sangat memperhatikan keamanan penumpang. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.