Wow, Pelawak Memenangi Pilpres Guatemala

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah badut berpose untuk diambil gambarnya setelah parade inaugurasi kongres badut Amerika Latin ke-4 di Guatemala City, Guatemala, Selasa (24/7). 200 badut dari seluruh Amerika Latin berpartisipasi dalam kongres ini, menurut media setempat. REUTERS/Jorge Dan Lopez

    Sejumlah badut berpose untuk diambil gambarnya setelah parade inaugurasi kongres badut Amerika Latin ke-4 di Guatemala City, Guatemala, Selasa (24/7). 200 badut dari seluruh Amerika Latin berpartisipasi dalam kongres ini, menurut media setempat. REUTERS/Jorge Dan Lopez

    TEMPO.COGuatemala City - Seorang pelawak asal Guatemala berhasil menjadi presiden setelah memenangi pemilu di negara tersebut. Komedian televisi, Jimmy Morales, 46 tahun, mendapatkan lebih dari 72 persen suara, mengalahkan lawannya mantan Ibu Negara Sandra Torres.

    Jimmy yang tidak memiliki pengalaman dalam panggung politik itu berhasil unggul dengan memanfaatkan isu skandal korupsi di negara itu. "Sebagai Presiden, saya menerima mandat, dan amanat rakyat Guatemala adalah untuk memerangi korupsi yang memakan kita. Tuhan memberkati dan terima kasih, "kata Morales, seperti yang dilansir Time pada 26 Oktober 2015.

    Morales telah diramalkan sebelumnya akan memenangi pemilu yang diadakan pada Minggu 25 Oktober 2015. Sejak awal September, Jimmy selalu mengungguli jajak pendapat pemilu, setelah Presiden Otto Perez Molina mengundurkan diri dalam menghadapi skandal suap.

    Kemenangan Morales tak lepas dari kejenuhan warga Guatemala dengan skandal yang sering melanda negara tersebut. "Kami lelah dengan wajah yang sama," kata Ana Fuentes, seorang pedagang kaki lima. "Jimmy Morales tidak benar-benar meyakinkan saya; Aku bahkan tidak akan memilih. Tapi dia adalah satu-satunya pilihan. "

    Morales telah menarik perhatian karena kurangnya pengalaman politik, dengan beberapa kritikus mengatakan kampanyenya hanya memanfaatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

    "Dia tidak memiliki program dan tidak ada tim," kata Hugo Novales, seorang analis politik Guatemala. "Tapi ketidakpuasan rakyat yang begitu tinggi telah menguntungkannya."

    TIME|YON DEMA

    http://time.com/4086607/jimmy-morales-guatemala-president/


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.