Inikah 72 Perawan yang Diidamkan Para Pembom Bunuh Diri?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. (Unay Sunardi/TEMPO)

    Ilustrasi. (Unay Sunardi/TEMPO)

    TEMPO.CO, Islamabad - Kepolisian Pakistan dilaporkan berhasil menangkap seorang calon pelaku bom bunuh diri yang mengatakan bahwa dia akan melakukan serangan bunuh diri. Bahkan, dia tetap melakukan bom bunuh diri jika ia menemukan ada anggota keluarganya di dalam keramaian.

    Pemuda yang tak disebutkan namanya itu, seperti yang dikutip dari laman Daily Star, Minggu, 25 Oktober 2015, mengatakan ada 72 perawan telah menunggunya di dalam surga. Dia menganggap hal tidak masuk akal baginya jika menikah hanya dengan satu wanita di kehidupan saat ini.

    SENGIT DI MOTO GP

    Valentino Rossi Dihukum Start Paling Buncit di GP Valencia
    Pedrosa Juara, Insiden Rossi Vs Marquez Diinvestigasi

    "Jika saya melakukan bom bunuh diri dan saya melihat ada keluarga saya di sana, saya tetap bakal meledakkan diri. Mereka yang tidak terlibat dalam jihad adalah para pendosa. Hanya mereka yang tidak bersalah yang mengambil bagian dalam jihad di Miranshah," kata pemuda tersebut.

    Miranshah atau Miramshah adalah lokasi kamp latihan pasukan Taliban Afganistan dan Pakistan di Daerah Administrasi Waziristan. Kelompok Taliban Pakistan diketahui mendukung Taliban Afganistan dan dianggap sebagai pemberontak oleh pemerintahan Pakistan.

    Seperti yang dikutip dari wawancara polisi, ketika ditanya apakah dia ingin menikah, pemuda tersebut dengan tegas menjawab: "Tidak, 72 perawan sudah menunggu saya di surga. Jadi, mengapa saya harus memilih hanya satu wanita di sini (dunia)?"

    Sebelumnya, sebuah tayangan video yang muncul pada awal pekan ini menunjukkan bahwa pemuda tersebut dengan bangga meninggalkan rumah bordil di Amsterdam, Belanda, setelah dia kehilangan keperjakaannya dalam pelukan wanita penghibur di sana.

    DAILY STAR.CO.ID | MECHOS DE LAROCHA

    SIMAK JUGA
    Selain Rossi Vs Marquez, MotoGP Usut Insiden 2 Pembalap Lain
    Pedrosa Juara, Insiden Rossi Vs Marquez Diinvestigasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.