Ops, Pencuri Ini Tak Sadar Menggondol Kaki Manusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Omar Sobhani

    REUTERS/Omar Sobhani

    TEMPO.CO, Los Angeles - Sebuah organisasi donor organ melaporkan kaki manusia telah dicuri dari salah satu mobil transportasi mereka saat itu di parkir di luar sebuah restoran di Los Angeles.

    OneLegacy, sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan alat transportasi organ di Los Angeles County Department of Medical Examiner-Coroner, mengkonfirmasi pendingin yang berisi kaki manusia dicuri dari van pada Senin 19 Oktober 2015 sekitar 05:00 pagi waktu setempat, sementara karyawan organisasi makan di Kafe Original Pantry.

    "OneLegacy menyesalkan hilangnya kesempatan memenuhi keinginan keluarga penerima donor untuk menyembuhkan dan menyelamatkan nyawa dengan donasi ini," kata Kepala Eksekutif OneLegacy, Tom Mone dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada CBS Los Angeles, "[OneLegacy] meninjau prosedur keamanan untuk mengidentifikasi cara di mana kami dapat mencegah kejadian terulang di masa mendatang."

    CBS Los Angeles, dikutip dari UPI.com, Jumat 23 OKtober 2015, mengatakan kaki itu dalam posisi terbungkus dan pencuri mungkin tidak tahu bahwa yang mereka ambil adalah bagian tubuh manusia.

    Mark Fajardo, kepala medis pemeriksa mayat di kabupaten itu, menyesalkan kejadian itu telah diketahui masyarakat luas, mengatakan adanya kemungkinan bahwa informasi pencurian bocor ke publik oleh seseorang di kantornya.

    "Sebagaimana terjadi hari ini, kita tidak tahu siapa yang membocorkan informasi, tapi tampaknya dilakukan salah satu karyawan saya," kata Fajardo dalam sebuah surat kepada Dewan Pengawas wilayah.

    Fajardo mengatakan penyelidikan sedang berlangsung. "Apakah kaki akan didapatkan kembali, saya tidak tahu," katanya kepada Los Angeles Times.

    UPI.COM | MECHOS DE LAROCHA

    Baca juga:
    Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah Sederet  Fakta Mengejutkan
    Ribut Risma Tersangka: 5 Hal Ini Mungkin Anda Belum Tahu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.