Bertemu Julie Bishop, Ini yang Dibicarakan Menlu Retno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Indonesia Retno Marsudi (kanan) dan Menlu Australia Julie Bishop berjabat tangan saat pertemuan bilateral pada hari terakhir KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) di Padang, Sumatera Barat, 23 Oktober 2015. ANTARA/Maril Gafur

    Menlu Indonesia Retno Marsudi (kanan) dan Menlu Australia Julie Bishop berjabat tangan saat pertemuan bilateral pada hari terakhir KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) di Padang, Sumatera Barat, 23 Oktober 2015. ANTARA/Maril Gafur

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop kembali mengunjungi Indonesia setelah eksekusi mati dua warga Australia. Bishop melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 23 Oktober 2015.

    Retno mengatakan ada beberapa isu yang dibahas dalam pertemuan bilateral tersebut. Pertama, rencana kunjungan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull ke Indonesia. "Perdana Menteri Australia yang baru akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat ini," ucap Retno setelah melakukan pertemuan bilateral di Hotel Mercure, Padang, Jumat, 23 Oktober 2015.

    Selain itu, pertemuan tersebut membahas tentang Konsulat Jenderal Australia yang baru di Makassar, Sulawesi Selatan. Rencananya, kantor Konjen Australia tersebut akan mulai beroperasi pada 2016." Mudah-mudahan awal tahun depan, Konsulat Jenderal Australia di Makassar bisa berfungsi," ujarnya.

    Kedua menlu juga membahas rencana pertemuan antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara. Rencananya, pertemuan tersebut digelar Desember 2015. Retno juga mengapresiasi bantuan Australia dalam penanganan kabut asap. Sebab, Australia telah mengirimkan satu pesawat ke Indonesia.
     
    ANDRI EL FARUQI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.