26 Gajah Ditemukan Mati Keracunan Sianida di Zimbabwe  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kematian gajah di lahan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper sudah sering terjadi. TEMPO/Riyan Novitra

    Kematian gajah di lahan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper sudah sering terjadi. TEMPO/Riyan Novitra

    TEMPO.CO , Harare:Penjaga hutan di Taman Nasional Hwange Zimbabwe dilaporkan telah menemukan 26 bangkai gajah di dua lokasi, yang diduga tewas karena keracunan sianida.

    Bhejani Trust, Taman Nasional dan Otoritas Manajemen Margasatwa (WMA) membuat pengumuman pada Rabu, 14 Oktober 2015. Kematian puluhan gajah ini hanya berselang sepekan setelah 14 ekor gajah mengalami kasus serupa.

    Menurut WMA dan Bhejane Trust, yang bergabung dengan instansi pengelola taman dalam kerja sama pemantauan hewan dan kesejahteraan, 26 gajah tersebut ditemukan mati pada Selasa 13 Oktober 2015.

    Empat belas gading yang diambil dari gajah-gajah tersebut berhasil ditemukan, sementara sisanya hilang.

    Juru bicara Taman Caroline Washaya Moyo mengatakan penjaga hutan menemukan 16 gajah di daerah yang dikenal sebagai Lupande sebelum kembali menemukan 10 yang lain di Chakabvi.

    "Tidak ada penangkapan yang telah dilakukan dan penyelidikan sedang berlangsung," kata Washaya-Moyo dikutip dari ABC News. Sehingga petugas belum bisa memastikan apakah dibunuh atau bukan.

    ABC NEWS | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.