Kim Jong Un Pamer Militernya, Korea Utara Siap Serang Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (kiri) dan pejabat senior Parta Komunis Cina, Liu Yunshan saat peringatan 70 tahun berdirinya Partai Pekerja di Pyongyang, 12 Oktober 2015. REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (kiri) dan pejabat senior Parta Komunis Cina, Liu Yunshan saat peringatan 70 tahun berdirinya Partai Pekerja di Pyongyang, 12 Oktober 2015. REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un mengatakan negaranya siap berperang dengan setiap negara termasuk Amerika Serikat (AS). Jong-Un mengeluarkan pernyataan itu dalam pidato pada ulang tahun ke-70 pemerintahan komunis sekaligus parade militer besar-besaran kemarin.

    Puluhan ribu tentara, ratusan tank, kendaraan lapis baja, dan rudal balistik diarak di Lapangan Kim Il-Sung di Pyongyang. Parade kali ini yang bertujuan menunjukkan kekuatan militer Korut tersebut dianggap paling besar yang pernah dibuat.

    Acara itu juga biasanya digunakan pemimpin Korea Utara untuk menyampaikan pesan atau peringatan kepada musuhnya. Dalam pidato publik pertamanya dalam tiga tahun, Jong-Un mengeluarkan pernyataan yang lebih lantang dibandingkan ucapannya sebelum ini.

    Meskipun menolak berkomentar secara khusus mengenai kemampuan nuklir atau peluru kendalinya, Jung-un berikrar akan melakukan serangan balik jika diusik Amerika Serikat. "Semangat dan kekuatan militer serta rakyat negara ini memungkinkan kita memecahkan blokade imperialis, sekaligus menakuti musuh.

    ADVERTISEMENT

    "Korea Utara siap untuk turun ke medan perang jika itu yang diinginkan Amerika," kata Jong Un seperti yang dilansir Channel News Asia pada 11 Oktober 2015.

    Sementara itu, Cina juga mengirim seorang pejabat tinggi Partai Komunis negara itu, Liu Yunshan berpartisipasi dalam parade tersebut. Yunshan terlihat berdiri di sebelah Jong-Un ketika memberi hormat sekaligus menunjukkan hubungan erat kedua negara nuklir itu.

    Korea Utara sebelumnya pernah mengancam untuk menyerang AS dan Korea Selatan setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pembatasan barang mewah ke negara itu setelah rezim Pyongyang meluncurkan tes nuklir ketiga pada bulan Februari 2013.

    CHANNEL NEWS ASIA|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.