Bawa Belati, Pria Palestina Tewas Ditembak Polisi Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serdadu Israel membidik pemuda Palestina dalam bentrokan di kota Hebron, Tepi Barat, 10 Oktober 2015. Tentara Israel di perbatasan Jalur Gaza melepas tembakan ke arah pengunjuk rasa dan menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina. REUTERS/Mussa Qawasma

    Serdadu Israel membidik pemuda Palestina dalam bentrokan di kota Hebron, Tepi Barat, 10 Oktober 2015. Tentara Israel di perbatasan Jalur Gaza melepas tembakan ke arah pengunjuk rasa dan menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina. REUTERS/Mussa Qawasma

    TEMPO.CO, Yerusalem - Seorang pria Palestina tewas ditembak polisi Israel setelah mencoba menusuk seorang pejabat Israel di pintu masuk kota tua Yerusalem. Keterangan tersebut disampaikan juru bicara kepolisian Israel.

    Berbicara kepada Aljazeera dari tempat kejadian, Senin, 12 Oktober 2015, sejumlah saksi mata mempertanyakan keterangan juru bicara kepolisian Israel tersebut. Mereka mengatakan pria Palestina itu tidak memegang belati.

    Adapun saksi lainnya menerangkan kepada kantor berita Palestina, Maan, sama sekali tidak ada upaya penusukan sebagaimana dikatakan polisi. "Pria Palestina itu tewas ditembak saat berjalan kaki di kawasan kota tua," ucap saksi mata.

    Juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri, menjelaskan, petugas keamanan curiga terhadap perilaku pria Palestina itu dan memerintahkan dia mengeluarkan tangannya dari kantong celana. Samri meneruskan, pria tersebut kemudian menyerang seorang petugas keamanan dengan pisau.

    "Petugas keamanan mengenakan jaket pelindung dan tidak cedera," katanya. Dia menuturkan, kepolisian Israel akan merilis video untuk membuktikan bahwa telah terjadi insiden penusukan.

    ALJAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.