Bocah Laki-laki 4 Tahun Ini Hamil, Ada Janin di Perutnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Janin. dailymail.co.uk

    Ilustrasi Janin. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, New Delhi - Seorang bocah laki-laki 4 tahun di India terpaksa harus ke rumah sakit setelah ia didapati "hamil" oleh dokter.

    Anak yang berasal dari Desa Kharikabandh di Distrik Midnapore, Bengal Barat tersebut mengalami kondisi medis yang langka yang disebut 'fetus in fetu', dia lahir dengan janin dalam perutnya.

    Seperti dilansir Daily Mail, bocah laki-laki tersebut mulai mengeluh sakit perut sejak minggu lalu dan dibawa ke rumah sakit di Bengal, India.

    Setelah dokter memeriksa perutnya yang membengkak, mereka memutuskan bahwa ia mungkin memiliki tumor dan segera melakukan USG dan CT scan.

    Namun betapa terkejutnya mereka, karena dari hasil scan itu terungkap anak kecil ini tidak memiliki tumor. Sebaliknya, ia malah memiliki janin mati di perutnya.

    Dr Shirshendu Giri, yang melakukan operasi untuk mengambil janin itu, mengatakan: "Embrio mati itu memiliki tangan, kaki, kuku, dan kepala yang telah diambil dari tubuh si anak setelah operasi panjang. "Anak itu kini dalam kondisi yang baik-baik saja namun masih dalam observasi ketat."

    'Foetus in fetu' adalah suatu kondisi di mana janin cacat ditemukan dalam tubuh kembarannya. Kondisi ini biasanya terjadi selama tahap awal kehamilan, jika seorang wanita hamil dengan anak kembar, salah satu janinnya memasuki janin lain melalui tali pusat.

    Janin ini biasanya ditemukan di perut, meskipun beberapa kasus telah terjadi janin itu berkembang di tengkorak.

    Meski demikian, hal ini sangat jarang terjadi, hanya satu dari lima juta kelahiran. Hingga saat ini, baru tercatat sebanyak 200 kasus yang pernah dilaporkan.

    DAILY MAIL | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.