Konflik di Suriah, Jenderal Iran Tewas Dibunuh ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Militan Ahrar al-Sham berbaris saat akan menggelar latihan militer di Ghouta, Damaskus, Suriah. Rusia melancarkan operasi militer di Suriah sejak Rabu pekan lalu. Ahrar al-Sham Twitter page via AP

    Anggota Militan Ahrar al-Sham berbaris saat akan menggelar latihan militer di Ghouta, Damaskus, Suriah. Rusia melancarkan operasi militer di Suriah sejak Rabu pekan lalu. Ahrar al-Sham Twitter page via AP

    TEMPO.CO, Teheran - Komandan militer Iran, Brigadir Jenderal Hossein Hamedani, tewas di Suriah. Hossein Hamedani dibunuh kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Kamis, 9 Oktober 2015.

    "Keberadaan Hamedani sebagai penasihat militer di angkatan bersenjata Suriah untuk melawan militan takfirin di negara Arab," bunyi siaran televisi Iran, Press TV.

    Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) dalam pernyataannya pada Jumat, 10 Oktober 2015, mengatakan Hamedani adalah Komandan IRGC yang tewas dibunuh kelompok ISIS saat menjalankan misi sebagai penasihat militer di luar kota Suriah, Aleppo.

    IRGC menyatakan, "Hamedani telah memainkan peran yang sangat penting dalam menghadapi kaum teroris."

    Iran adalah sekutu setia Presiden Bashar al-Assad. Negeri ini mengirimkan pasukan Pengawal Revolusi dan penasihat militer untuk membantunya menghadapi pemberontakan yang bertujuan menjatuhkan kekuasaannya.

    PRESS TV | AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.