Pemilik Restoran Curang, Pelanggan Terpaksa Bayar Jutaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ilustrasi dari boneka Hina, tampak boneka sawah itu seperti sedang berada dalam perjamuan makan. Pameran unik ini diadakan tiap tahun. Himeji, Jepang, 28 Februari 2015. Buddhika Weerasinghe / Getty Images

    Sebuah ilustrasi dari boneka Hina, tampak boneka sawah itu seperti sedang berada dalam perjamuan makan. Pameran unik ini diadakan tiap tahun. Himeji, Jepang, 28 Februari 2015. Buddhika Weerasinghe / Getty Images

    TEMPO.CO, Beijing - Berhati-hatilah ketika hendak menikmati makanan di restoran, jangan sampai Anda memiliki nasib yang sama dengan pria yang satu ini. Gara-gara sejumlah syarat ditulis dengan huruf kecil dalam menu sebuah restoran, seorang pria asal Cina terpaksa membayar makanan hingga jutaan rupiah.

    Menurut Shanghaiist pada Rabu 7 Oktober 2015, pria asal Nanjing bermarga Zhu sedang berlibur dengan keluarganya di Qingdao.

    Dia memesan hidangan "udang tangkapan laut besar," yang tertulis pada menu seharga 38 yuan atau Rp 85.000. Dalam piring tersebut terdapat 40 udang yang telah diaduk dengan bawang putih goreng.

    Setelah selesai makan, betapa terkejutnya Zhu setelah melihat bahwa total biaya yang harus dibayarkan adalah 2.700 yuan dengan biaya untuk udang saja adalah 1.520 yuan atau sekitar Rp 3,4 juta. Ternyata Zhu menyangka bahwa sepiring udang harganya 38 yuan namun harga sebenarnya adalah 38 yuan per udang.

    Pemilik restoran Shande Live Seafood and Barbecued Home-Cooked Dishes kemudian menunjukkan garis kecil di bagian bawah menu yang berbunyi "seafood yang tercantum di atas adalah harga per item."

    Zhu menolak untuk membayar harga udang yang selangit tersebut. Tetapi sang pemilik restoran tidak terima dan mengeluarkan tongkat untuk menghajarnya jika dia tidak membayar.

    Polisi kemudian dipanggil dan Zhu akhirnya harus membayar 2.000 yuan untuk makan malam seafood keluarganya.

    Pemilik mengatakan kepada pers lokal bahwa harga udangnya mahal karena itu adalah udang baru dan masih segar. Berita tersebut telah menjadi hangat dan membuat nitizen marah terhadap pemilik restoran.

    "Udang besar 38 yuan" telah menjadi trending topic di Weibo minggu ini dengan netizens mencerca pemilik restoran yang mata duitan.

    "Lain kali aku ketika makan di Qingdao Sebaiknya aku bertanya berapa harga setiap butir nasi atau setiap mi, atau aku mungkin akan dipukuli!" kata YanchixiaS.

    SHANGHAIIST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.