Walah, Banyak Pria Inggris Tak Puas atas Ukuran Kejantanan Mereka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • obviousmag.com

    obviousmag.com

    TEMPO.CO, London - Sebuah jajak pendapat YouGov menyebutkan pria muda Inggris merindukan penambahan beberapa inci pada alat vital mereka. Demikian dilaporkan Metro.co.uk, Selasa, 6 Oktober 2015.

    Dalam penelitian medis tersebut, banyak pria Inggris mengaku tidak puas atas ukuran kejantanan mereka, meskipun jarang terdapat pria dengan penis sangat kecil. Bahkan persentase wanita yang puas terhadap ukuran penis pasangannya lebih tinggi daripada pria yang puas akan ukuran penis mereka sendiri.

    "Kebanyakan pria Inggris berusia 18-24 tahun mengatakan mereka ingin alat vital mereka lebih besar (42 persen) daripada mereka yang mengatakan ukurannya pas (36 persen)," demikian laporan yang dikutip dari Metro.co.uk.

    Baca juga:
    G30S 1965: Terungkap, Kedekatan Soeharto dan Letkol Untung
    G30S: Alasan Intel Amerika Incar Sukarno, Dukung Suharto

    Bahkan mereka dikatakan cenderung ingin memiliki alat vital yang lebih besar daripada rekan-rekan mereka yang berasal dari Amerika dan Jerman.

    "Pemuda Jerman dan Amerika Serikat cenderung mengatakan ukuran kejantanan mereka pas, sedangkan di Amerika sepenuhnya 58 persen puas," kata laporan tersebut.

    Dan, akhirnya, laporan tersebut mengatakan rata-rata pria Inggris dari segala usia, dibanding laki-laki di Jerman dan Amerika Serikat, ingin penis yang lebih besar: 35 persen di Inggris, 22 persen di Jerman, dan 29 persen di Amerika.

    Menurut para ilmuwan, panjang normal alat kejantanan pria ketika ereksi adalah 13,12 sentimeter dan 9,16 sentimeter ketika tidak ereksi.

    METRO.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA

    Baca juga:

    Duh, Setelah 12 Tahun KPK Dibubarkan!
    G30S: Kisah Diplomat AS yang Bikin Daftar Nama Target Didor!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.