Buntut Selisih Soal Suriah, Turki Cegat Jet Tempur Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Turki dengan cat bergambar harimau  saat acara NATO Tiger Meet 2015 terparkir di Pangkalan Komando di Konya, Turki, 12 Mei 2015. Orhan Akkanat/Anadolu Agency/Getty Images

    Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Turki dengan cat bergambar harimau saat acara NATO Tiger Meet 2015 terparkir di Pangkalan Komando di Konya, Turki, 12 Mei 2015. Orhan Akkanat/Anadolu Agency/Getty Images

    TEMPO.CO, Ankara - Turki menyatakan telah mencegat jet tempur Rusia karena dianggap melanggar wilayah udara negara itu. Atas kejadian tersebut, Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar Rusia untuk mendapatkan protes keras.

    "Federasi Rusia harus bertanggung jawab atas insiden tersebut," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri, Senin, 5 Oktober 2015.

    Insiden pencegatan itu berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2015, di kawasan Yayladagi, sebelah selatan Provinsi Hatay, Turki.

    "Pesawat perang Rusia muncul di wilayah udara Turki selanjutnya masuk ke Suriah setelah dicegat oleh F-16s Angkatan Udara Turki yang sedang melakukan patroli di daerah tersebut."

    Turki dan Rusia sedang berselisih masalah perang saudara di Suriah. Sikap Ankara jelas yakni meminta Presiden Suriah Bashar al-Assad mengundurkan diri guna mengakhiri kecamuk perang di sana. Sebaliknya, Moskow memberikan dukungan sepenuhnya pada kepemimpinan Assad dan terus melakukan gempuran udara terhadap kelompok bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    CNN | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.