Jepang dan Cina Diminta Perbaiki Hubungan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi, meminta Jepang dan Cina memperbaiki hubungan politiknya demi kebersamaan dan kerja sama Asia Timur."Kami prihatin tentang berkembangnya dikotomi dalamhubungan Jepang-Cina, yang kami anggap sebagai satudari pilar-pilar utama kerja sama Asia Timur," kataBadawi dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Jepangke-9 di Kuala Lumpur, Selasa (13/12).Sementara hubungan ekonomi Jepang dan Cina berjalanbagus, kata Badawi, hubungan politik mengalamimasalah. Dalam statusnya sebagai ketua ASEAN, Badawimenyatakan kepada Perdana Menteri Jepang, JunichiroKoizumi, bahwa terpeliharanya hubungan baikTokyo-Beijing sangat penting. Hubungan Jepang dengan Cina dan Korea Selatan memburuksejak Koizumi mengunjungi kuil perang Yasukunibeberapa waktu lalu. Beijing dan Seoul memandangtindakan Koizumi itu sebagai simbol militerismeJepang.Makam Yasukuni menampung 2,5 juta korban perang,termasuk 14 penjahat perang utama dari Perang DuniaII. Selama ini, Koizumi berkeras kunjungannya ke kuilShinto itu untuk mengingat mereka yang meninggal danmemperkuat komitmen Jepang akan perdamaian. Wahyudi M.P. dan T.H. Salengke

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.