Bentrokan Akhiri Demonstrasi Anti Perang di Los Angeles

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Los Angeles, AFP:Unjuk rasa anti-perang di Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu (19/3) akhirnya berakhir dengan bentrokan. Sebanyak 40 demonstran ditahan oleh kepolisian setempat. Sebelumnya mereka melakukan happening art dengan berpura-pura mati, tergeletak di tengah badan jalan di depan Konsulat Inggris dan menutup arus lalu lintas. Melalui siaran televisi lokal, terlihat jelas bahwa tiga orang peserta aksi unjuk rasa dipukuli petugas polisi anti huru hara dengan tongkat mereka. Sebelumnya, ketiganya bersama ratusan rekannya yang lain menolak perintah polisi untuk membubarkan diri. Aksi mereka itu membendung akses jalan dari Barat LA yang menuju komplek kantor pemerintahan. Polisi mengatakan bahwa mereka akan melakukan investigasi terhadap insiden penyerangan itu. Jika investigasi menghasilkan pelanggaran yang dilakukan oleh petugas, kami tentu saja akan mengambil tindakan yang perlu, kata Letnan Polisi Horace Frank. Para aktivis anti perang telah berjanji akan menggelar sejumlah aksi unjuk rasa dan penolakan dari warga sipil di seluruh AS apabila konflik meletus di Timur Tengah. Aksi yang terakhir ini sendiri dilakukan hanya beberapa jam setelah sebuah organisasi yang disebut Code Pink mencoba untuk memancangkan sebuah pemakaman simbolis di LA Cemetery untuk mengecam ancaman aksi militer di Irak. Wuragil --- TNR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.