Bosan Jadi Manusia, Pria Ini Jalani Hidup seperti Kambing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bocah menarik kambingnya untuk dibawa ke pasar hewan di Kabul, Afganistan, 21 September 2015. Umat Muslim di dunia mempersiapkan Hari Raya Idul Adha dengan membeli sejumlah hewan kurban seperti kambing, sapi, dan unta untuk ikuti ajaran Nabi Ibrahim,AS. REUTERS

    Seorang bocah menarik kambingnya untuk dibawa ke pasar hewan di Kabul, Afganistan, 21 September 2015. Umat Muslim di dunia mempersiapkan Hari Raya Idul Adha dengan membeli sejumlah hewan kurban seperti kambing, sapi, dan unta untuk ikuti ajaran Nabi Ibrahim,AS. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria Inggris mengaku bosan menjadi manusia. Ia lantas menjalani hidup seperti kambing di Pegunungan Alpen, Swiss.

    Thomas Thwaites, seniman grafis asal London, menggunakan kaki palsu khusus agar bisa berjalan dengan empat “kaki”.

    Gagasan menjadi kambing itu muncul ketika pria berusia 34 tahun itu menjaga anjing kerabatnya yang tampak, "Gembira dan bahagia berada di dunia,” kata Thwaites, seperti dilaporkan The Global Times, Senin, 28 September 2015.

    Gagasan Thwaites itu didukung oleh Wellcome Trust, yayasan kesehatan global yang berbasis di London. Thwaites pun menghabiskan waktu sembilan bulan untuk mengeksplorasi potensi sebagai seekor kambing atau berusaha semirip mungkin dengan hewan berkaki empat itu.

    Awalnya ia juga ingin membuat perut palsu yang memungkinkannya mencerna rumput. Namun ide itu harus dibatalkan lantaran bisa mengganggu kesehatannya. Ia bahkan menjalani percobaan yang bisa menghentikan kemampuannya berbicara untuk sementara.

    Hidup di antara binatang selama tiga hari, ia berlari dengan menggunakan kaki palsu yang didesain untuk meniru gerakan kambing. Thwaites berharap proyeknya ini bisa memicu diskusi soal tantangan menerapkan perspektif berbeda tentang kehidupan.

    THE GLOBAL TIMES | NATALIA SANTI

    Baca juga:
    Kisah Salim Kancil Disetrum, Tak Juga Tewas: Inilah 3  Keanehan
    Sophia Ikut Ariel: Kalau Noah ke Taiwan, Tante Ikut Dong?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.