Kerusuhan Rasial Berlanjut di Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sydney: Kerusuhan rasial di Australia masih berlanjut. Sebelas orang terluka, dan tujuh orang ditangkap dalam kerusuhan di Sydney, Senin (12/12) malam.Kendaraan-kendaraan dan pertokoan hancur, saat segerombolan orang mendatangi wilayah pinggiran Cronulla. Mereka tampaknya berusaha membalas serangan oleh massa kulit putih ke orang-orang yang dicurigai dari Timur Tengah, Minggu.Para penduduk setempat menyatakan, sekitar 30-40 mobil yang mengangkut pemuda bersenjata tongkat baseball dan linggis berarak menuju wilayah pinggiran. Para pemuda itu merusak jendela toko dan mobil-mobil yang diparkir.Suara tembakan juga terdengar, tapi tidak ada laporan terjadinya korban. Di wilayah Brighton-Le-Sands, massa melempari mobil polisi dengan batu. Mereka juga menyerang pengendara sepeda motor, sebelum kemudian dibubarkan oleh polisi pengendali kerusuhan.Di Lakemba, yang mayoritas penduduknya muslim, sekitar 500 pemuda memblokade jalanan di sekitar masjid. Selepas salat Margrib, mereka berjaga-jaga karena yakin bakal diserang. Mereka pun kemudian dibubarkan oleh polisi.Perdana Menteri John Howard dan pemimpin komunitas muslim mengutuk kerusuhan ini. Dalam kerusuhan Minggu, lebih dari 30 orang terluka adn 16 orang ditangkap.Kerusuhan berawal saat lebih dari 5.000 orang berkumpul di pantai Cronulla. Ini setelah sebelumnya muncul e-mail dan SMS yang berisi ajakan kepada penduduk lokal untuk memusnahkan orang-orang yang berasal dari Lebanon dan Timur Tengah.Polisi kini berusaha mencegah kerusuhan meluas, karena email dan SMS hasutan terus meluas. Satu di antaranya seruan perang antara pemuda kulit putih dan Timur Tengah. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?