TRAGEDI MINA, WNI Jemaah Haji Mandiri Ikut Jadi Korban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis melakukan operasi penyelamatan kepada jamaah calon haji yang menjadi korban terinjak-injak saat berdesakan di jalan menuju tempat pelemparan jumroh di Mina, Arab Saudi, 24 September 2015. Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat mengatakan satu orang jemaah Indonesia meninggal dalam musibah ini. Directorate of the Saudi Civil Defense agency via AP

    Petugas medis melakukan operasi penyelamatan kepada jamaah calon haji yang menjadi korban terinjak-injak saat berdesakan di jalan menuju tempat pelemparan jumroh di Mina, Arab Saudi, 24 September 2015. Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat mengatakan satu orang jemaah Indonesia meninggal dalam musibah ini. Directorate of the Saudi Civil Defense agency via AP

    TEMPO.CO, Jakarta -   Warga Negara Indonesia, yang telah bermukim di Arab Saudi dan tengah melakukan ibadah haji secara mandiri, ikut menjadi korban dalam Tragedi Mina.

    Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Abdul Djamil, pada jumpa pers di Mekkah, Senin, 28 September 2015 dini hari, mengatakan selain 41 jamaah haji Indonesia yang menjadi korban Tragedi Mina, ada satu tambahan WNI yang menjadi korban, yaitu Rumiati binti Nomo alias Aminah, dengan alamat Desa Kalipare RT 03/03 Kecamatan Kalipare, Arjowilangun, Malang, Jawa Timur. (Lihat video Tragedi Mina, Inilah Jamaah Haji Indonesia Yang Jadi Korban)

    "Sehingga sampai dengan saat ini, jumlah WNI mukimin yang menjadi korban peristiwa Mina berjumlah empat orang," katanya.

    Pada rilis sebelumnya, Minggu 27 September 2015 yang disampaikan Kepala Daker Mekkah, Arsyad Hidayat, tiga orang WNI yang bekerja pada perusahaan Grup Bin Ladin dan sedang menjalankan ibadah haji ikut menjadi korban pada peristiwa Mina.

    Mereka adalah Akhmad Jamhuri bin Hisyam dengan nomor iqomah 2362046928, Wartoyo Usman Kalib dengan nomor iqomah 2389005337, dan Asdinur Sanuri Hamzah dengan nomor iqomah 2381436951.

    WNI yang meninggal pada peristiwa tersebut menjadi tanggung jawab perwakilan RI di Arab Saudi dalam hal ini Konjen RI di Jeddah.

    Konjen RI untuk Jeddah, Dharmakirty Syailendra Putra, mengatakan Rumityati binti Nomo alias Aminah merupakan WNI yang telah lama bermukim di Arab Saudi dan passpornya masih aktif hingga tahun 2017.

    "Ia melakukan ibadah haji tanpa melalui agen perjalanan, atau melaksanakan haji secara mandiri," katanya.

    Hal itu berbeda dengan tiga WNI yang ikut menjadi korban pada peristiwa Mina yang melaksanakan ibadah haji secara resmi melalui travel Al-Rajhi, bersama enam WNI lainnya.

    Dari identitas yang dimiliki Aminah, kata dia, diketahui ia tinggal dengan ponakannya di Arab Saudi dan bekerja dengan majikan warga negara Arab yang kini sedang berlibur.

    Selain Aminah, kata dia, ada satu WNI mengalami luka dalam peristiwa Mina yang masih dirawat di rumah sakit yaitu Asmad Kasim. "Dengan demikian ada lima WNI lainya yang ikut Al Rajhi yang belum diketahui nasibnya pasca-peristiwa Mina," kata Dharmakirty.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.