Cara Baru Selundupkan Kokain, Manfaatkan Beras

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani menutup daun koka dengan terpal untuk proses pengeringan sebelum diolah menjadi kokain di Samugari, Peru, 20 Juni 2015. Petani menjual satu kilo daun koka seharga $ 3,50, lebih besar dua kali lipat dari penghasilan menanam kopi atau kakao. AP/Rodrigo Abd

    Petani menutup daun koka dengan terpal untuk proses pengeringan sebelum diolah menjadi kokain di Samugari, Peru, 20 Juni 2015. Petani menjual satu kilo daun koka seharga $ 3,50, lebih besar dua kali lipat dari penghasilan menanam kopi atau kakao. AP/Rodrigo Abd

    TEMPO.CO , Buenos Aires - Pegawai pabean Argentina menemukan 30 kilogram kokain yang diselundupkan dengan cara unik, yakni diserap dalam butiran beras yang diekspor ke Eropa melalui Afrika. Ketua investigasi kriminal narkotika agen pabean Argentina, Guillermo Gonzalez mengatakan, narkoba itu terdeteksi anjing pelacak.

    "Ini memang metode baru. Penyelundup merendam beras dengan air yang dicampur kokain sampai kering. Ini kali pertama kami melihat penggunaan teknologi itu," kata Gonzales, seperti yang dilansir Reuters pada Kamis, 24 September 2015.

    Menurutnya, pengedar narkoba tersebut diyakini menggiling beras berisi obat itu sebelum dijual kembali sebagai kokain. "Kokain murni terlalu kuat dan tidak mampu diserap tubuh manusia, sehingga beras ini mungkin metode yang lebih hemat," katanya.

    Saat ini 12 tersangka warga Kolombia dan Argentina ditahan. Upaya penyelundupan itu berhasil digagalkan pada 17 September lalu setelah anjing pelacak menjejak kokain itu dalam kargo berisi karung beras 50 kilogram beras di sebuah gudang di kota Rosario.

    Kasus itu membuat Argentina kembali menjadi sorotan sebagai negara pengiriman kokain yang diproduksi di Bolivia, Peru, serta Kolombia. Obat terlarang dari negara-negara itu biasanya dikirim ke Afrika sebelum diselundupkan ke pasar Eropa.

    REUTERS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.